Berita

Anggota Purna Jamnas 1991 (PJ91) melakukan aksi plogging di Arena Jambore Nasional (Jamnas) 2026 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur. (Foto: RMOL)

Nusantara

Anggota PJ91 Gelar Plogging di Lapangan Utama Jamnas 2026

MINGGU, 16 AGUSTUS 2026 | 00:01 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Ada peristiwa tidak biasa di Arena Jambore Nasional (Jamnas) 2026 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Sabtu pagi, 15 Agustus 2026. Lebih dari 100 anggota Purna Jamnas 1991 (PJ91) melakukan aksi plogging di Lapangan Utama Bumi Perkemahan Cibubur.  

Plogging merupakan sebuah inovasi kegiatan olahraga yang memadukan aktivitas fisik seperti berjalan kaki sambil memungut sampah di sepanjang jalur perjalanan. Istilah unik ini diadopsi dari gabungan kata “jogging” dan “plocka upp”, bahasa Swedia, yang berarti memungut.

Selain untuk meramaikan arena Jamnas 2026, aksi yang diikuti anggota Purna Jamnas 1991 dari Aceh sampai Papua ini juga diselenggarakan dalam rangka reuni 35 tahun Jamnas 1991.


Dalam pelaksanaannya, peserta yang hadir dibagi ke dalam 10 regu yang masing-masing dibekali dua kantong plastik sampah berukuran besar. Setiap regu bergerak ke berbagai penjuru Lapangan Utama Bumi Perkemahan Cibubur hingga ke belakang panggung raksasa dan deretan stand Kwartir Daerah.

Setelah mengumpulkan sampah, semua peserta berkumpul di dekat stand Kwarda Lampung untuk melakukan penimbangan sampah.

Aksi plogging Purna Jamnas 1991 ini mendapat perhatian dari Menteri Lingkungan Moh. Jumhur Hidayat. Apresiasi dari Jumhur disampaikan Ketua Purna Jamnas 1991, Teguh Santosa, ketika memberikan sambutan pada jamuan makan siang reuni di Restoran Lawang Yogya, yang terletak tidak jauh dari Buperta Cibubur.

Menurut Teguh, dia telah menyampaikan rencana kegiatan ini kepada Menteri LH yang berhalangan hadir karena sedang berkegiatan di Riau.  

“Menteri LH mengucapkan terima kasih kepada kita semua yang melakukan aksi plogging untuk mengisi reuni kita. Plogging merupakan bagian dari tobat ekologis yang sedang digalakkan pemerintah dan itu membutuhkan partisipasi masyarakat luas,” ujar Teguh yang juga Tenaga Ahli Menteri LH Bidang Diplomasi Lingkungan dan Hubungan Luar Negeri.

Secara umum tobat ekologis merupakan sebuah gerakan untuk menghentikan kebiasaan merusak alam, mengakui kerusakan lingkungan sebagai kesalahan bersama, serta membangun komitmen nyata memperbaiki dan kembali memuliakan bumi. Gerakan ini diperkenalkan Jumhur Hidayat yang menjabat sebagai Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) sejak 27 April 2026.

Selain menyampaikan apresiasi dari Menteri LH, Teguh juga mengungkapkan rasa haru. Walau telah berusia 35 tahun namun ikatan persaudaraan di antara para peserta Jamnas 1991 masih tetap terjaga dengan sangat baik.

“Tiga setengah dasawarsa lalu kaki remaja kita pernah melangkah di bumi perkemahan ini. Atas nama persaudaraan yang tak lekang oleh zaman, terima kasih saya haturkan kepada seluruh sahabat yang hadir, untuk mengenang masa-masa itu. Juga apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia yang telah bekerja mempersiapkan acara ini,” urainya.

Teguh mengajak agar semangat dari semboyan Jamnas 1991, “Bersatu, Bersaudara, Mandiri”, terus diwariskan kepada anak dan cucu.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Ketika Gerakan Sosial Baru Menggugat Tatanan Politik

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:15

Ada Demo Mahasiswa, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan Monas

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:00

Cegah Perpecahan, Bagusnya Gibran Mundur

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:38

Ada Indikasi Dendam Politik di Balik Wacana Pelengseran Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:24

Legislator PKB Serahkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Majalengka

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:01

Realisasi Investasi Hingga Kuartal III Sentuh Rp1.539 T

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Investasi Tembus Rp3.923 Triliun

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Ferry Juliantono Terpilih Jadi Presiden Syarikat Islam

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:53

Masyarakat Adat Wanam Merauke Butuh Pelatihan Pertanian Berkelanjutan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:45

BEM-KSI Gelar Silaturahmi ke PBNU dan Beri Apresiasi ke Gus Gudfan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:29

Selengkapnya