Berita

Kementerian Dalam Negeri mulai menjalankan Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI). (Foto: Dok. Kemendagri)

Politik

Kemendagri Eksekusi Gerakan Indonesia ASRI Tindak Lanjuti Arahan Prabowo

SABTU, 15 AGUSTUS 2026 | 12:51 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bergerak cepat menyelaraskan langkah untuk mengeksekusi Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Dukungan tersebut diwujudkan lewat aksi konkret pembenahan tata kelola lingkungan dan edukasi persampahan yang digalang Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah (Ditjen Bina Bangda) Kemendagri, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026.

Sekretaris Jenderal Kemendagri Tomsi Tohir menegaskan, penanganan krisis sampah tidak lagi bisa mengandalkan pendekatan seremonial. Sebaliknya, hal ini membutuhkan perubahan budaya secara radikal yang dimulai dari tingkat rumah tangga hingga masyarakat luas.


"Upaya untuk mengatasi persoalan ini telah dicanangkan oleh Presiden Prabowo, dan menjadi tanggung jawab kita bersama untuk meneruskannya sampai ke tingkat masyarakat, bahkan ke lingkungan rumah tangga," tegas Tomsi dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 15 Agustus 2026.

Sesuai arahan Mendagri, instansinya mendorong pemilahan sampah langsung dari sumbernya. Selain menekan volume buangan, sampah harus dipandang sebagai sesuatu yang memiliki nilai manfaat jika dikelola secara tepat, seperti diolah menjadi energi listrik, pelet, maupun produk industri lainnya.

Sementara itu, Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Restuardy Daud menyampaikan gerakan tersebut digulirkan untuk menggelorakan semangat peringatan HUT ke-81 RI. Kemendagri tidak hanya melakukan pembenahan di lingkungan internal birokrasi, tetapi juga memfasilitasi pemerintah daerah (Pemda) dalam memperkuat tata kelola persampahan.

Langkah strategis tersebut diwujudkan melalui kick-off Rapat Koordinasi Local Service Delivery Project (LSDP) yang melibatkan 30 pemerintah daerah. Program LSDP dirancang untuk memperkuat pengelolaan sampah dari hulu ke hilir, mulai dari penyediaan armada pengangkut hingga dukungan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) berkapasitas 100-150 ton per hari.

Rangkaian acara melibatkan sekitar 800 peserta dari unsur kementerian, perwakilan Pemda, pelaku usaha, hingga masyarakat ini juga diisi dengan pameran inovasi teknologi persampahan. Booth swasta dan penyedia teknologi (offtaker) dihadirkan untuk membuka peluang kolaborasi investasi pengolahan sampah di daerah.

Di sisi lain, edukasi sejak usia dini turut menjadi fokus mendasar. Puluhan siswa TK dan SD dilibatkan dalam kegiatan mendongeng, panggung puisi, hingga lomba mewarnai bertema lingkungan untuk menanamkan budaya membuang dan memilah sampah sejak dini.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Pajak Karbon Motor Bensin Bisa Tekan Emisi dan Ketergantungan Impor BBM

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:25

Istana Sampaikan Duka Cita atas Gempa NTT, Gerak Cepat Lakukan Penanganan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:19

Gempa NTT: Gudang Bulog Hancur, Manggarai Butuh 30 Ton Beras

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:02

Akses Jalan Rusak, Komisi V DPR Minta Evakuasi Via Udara Jangkau Korban Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:00

Gempa NTT, Komisi V DPR Minta BMKG-Basarnas Konsolidasikan Bantuan SAR dari Provinsi Terdekat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:55

Persiapan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka Capai 99 Persen

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:52

Update Gempa NTT: 14 Warga Meninggal Dunia

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:41

Purbaya Sebut Dana Transfer ke Daerah Naik Jadi Rp735 Triliun Tahun Depan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:38

Komisi V DPR Minta BMKG Aktif Update Situasi Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:32

Terkuak! Alasan Kapal Pesiar Mewah Haji Isam Dipasangi Logo Kemhan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:17

Selengkapnya