Berita

Ilustrasi (Foto: Dok. PLN)

Nusantara

PLN Pulihkan Listrik Secara Bertahap Pascagempa NTT, Fasilitas Vital Jadi Prioritas

SABTU, 15 AGUSTUS 2026 | 11:05 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) terus melakukan pemulihan sistem kelistrikan secara bertahap setelah gempa bumi berkekuatan 7,0-7,7 magnitudo mengguncang wilayah Laut Flores, NTT pada Sabtu 15 Agustus 2026.

General Manager PLN UIW NTT F. Eko Sulistyono mengatakan, proses pemulihan dilakukan mulai dari sisi pembangkit hingga jaringan transmisi dan gardu induk, sebelum secara bertahap mengembalikan layanan listrik kepada masyarakat.

Pemulihan tersebut dilakukan setelah gempa susulan beberapa kali berdampak pada sistem kelistrikan, termasuk menyebabkan PLTMG Maumere dan PLTMG Rangko padam.


“Saat ini tim PLN melakukan pemulihan secara bertahap baik di sisi pembangkit dimulai dari PLTD di wilayah Labuan Bajo yang telah ditetapkan dalam kondisi aman," kata Eko kepada RMOL.

Selain pembangkit, PLN juga melakukan pengecekan dan pemulihan pada jaringan transmisi serta gardu induk. Seluruh proses itu disebut tetap mengedepankan aspek keselamatan petugas dan masyarakat.

Dalam proses pemulihan, PLN, kata Eko memberikan perhatian khusus terhadap fasilitas-fasilitas vital yang membutuhkan pasokan listrik untuk mendukung penanganan pascagempa.

"PLN juga memprioritaskan pemulihan pasokan listrik bagi fasilitas-fasilitas vital, termasuk rumah sakit dan posko penanganan bencana, guna mendukung kebutuhan masyarakat dalam kondisi pascagempa," ujarnya.

PLN mengimbau masyarakat tetap tenang serta mengikuti perkembangan informasi dari BMKG dan BPBD.

“PLN mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak panik, dan mengikuti informasi resmi dari BMKG serta BPBD. Untuk informasi layanan kelistrikan, masyarakat dapat menghubungi PLN Mobile dan Contact Center PLN 123,”tandasnya.

Sebelumnya, BMKG mencatat gempa awal di wilayah Nagekeo dengan kekuatan 7,0 magnitudo yang kemudian diperbarui hingga 7,7 magnitudo. 

Episentrum gempa berada sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Nagekeo, dengan kedalaman 10 kilometer dan sempat dikeluarkan Peringatan Dini Tsunami.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Kemitraan PLN Perkuat KDKMP jadi Penggerak Ekonomi Desa

Jumat, 16 Oktober 2026 | 06:16

Pemerintah Serap Masukan Akademisi hingga Peneliti untuk Perkuat Ekonomi Biru

Jumat, 16 Oktober 2026 | 05:53

Tak Hanya Tunjuk Kepala Baru, Pemerintah Diminta Serius Benahi BNPB

Jumat, 16 Oktober 2026 | 05:23

BUK dan Bukti Kegagalan SKK Migas

Jumat, 16 Oktober 2026 | 04:59

Korupsi Dana Bencana Bentuk Pengkhianatan terhadap Amanah Kemanusiaan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 04:29

Wajah Muda Kemiskinan yang Berubah

Jumat, 16 Oktober 2026 | 03:58

Maruli Berjabat Tangan dengan Gibran

Jumat, 16 Oktober 2026 | 03:29

Lokasi Ledakan di Pasar Cimanggis-Ciputat Bukan SPPG

Jumat, 16 Oktober 2026 | 03:00

Selain Bupati Klaten, KPK Juga Tangkap Kepala Perwakilan BPK Jateng Ahmad Luthfi

Jumat, 16 Oktober 2026 | 02:45

Perpaduan Kekuatan Laut dan Udara Warnai Demo Pendaratan Amfibi di Pantai Banongan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 02:08

Selengkapnya