Berita

Ilustrasi (RMOL via Gemini AI)

Bisnis

PLN Kejar Pemulihan Listrik Usai Gempa 7,7 Magnitudo Guncang NTT

SABTU, 15 AGUSTUS 2026 | 10:35 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) langsung melakukan penanganan terhadap sistem kelistrikan yang terdampak gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo di Kabupaten Nagekeo, NTT, Sabtu 15 Agustus 2026 pagi.

Sejumlah gangguan terjadi setelah gempa dan beberapa kali gempa susulan mengguncang wilayah tersebut. Kondisi itu turut memengaruhi operasional pembangkit listrik di NTT.

“Petugas PLN terus menjaga operasi kelistrikan di sejumlah wilayah. Namun, gempa susulan yang terjadi beberapa kali berdampak pada sistem kelistrikan, termasuk padamnya PLTMG Maumere dan PLTMG Rangko, sehingga menyebabkan pemadaman listrik di beberapa lokasi,” kata General Manager PLN UIW Nusa Tenggara Timur F Eko Sulistyono.


PLN kini mengerahkan petugas untuk memastikan kondisi pembangkit, jaringan transmisi, serta gardu induk sebelum layanan listrik dipulihkan secara bertahap.

Untuk sektor pembangkitan, salah satu langkah awal dilakukan dengan memastikan kondisi PLTD di Labuan Bajo. Setelah dinyatakan aman, proses pemulihan dilanjutkan ke bagian sistem kelistrikan lainnya.

Selain mengembalikan pasokan ke pelanggan, PLN memberikan perhatian khusus terhadap sejumlah fasilitas yang membutuhkan listrik untuk penanganan dampak bencana.

“PLN juga memprioritaskan pemulihan pasokan listrik bagi fasilitas-fasilitas vital, termasuk rumah sakit dan posko penanganan bencana, guna mendukung kebutuhan masyarakat dalam kondisi pascagempa,” ujarnya.

PLN memastikan proses penormalan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi di lapangan serta aspek keselamatan. Petugas juga terus memantau perkembangan gempa susulan yang berpotensi mengganggu sistem kelistrikan.

Di sisi lain, masyarakat diminta tidak panik dan tetap mengacu pada informasi dari instansi berwenang terkait kondisi pascagempa.

Sebelumnya, BMKG mencatat gempa awal di wilayah Nagekeo dengan kekuatan 7,0 magnitudo yang kemudian diperbarui hingga 7,7 magnitudo. Episentrum gempa berada sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Nagekeo, dengan kedalaman 10 kilometer.

Gempa tersebut sempat memicu Peringatan Dini Tsunami. BMKG menetapkan wilayah Ngada bagian utara dalam status Waspada dengan perkiraan waktu kedatangan tsunami sekitar pukul 05.01.23 WIB.

Aktivitas seismik masih berlanjut setelah gempa utama. Hingga pukul 07.02 WITA, gempa susulan masih tercatat dan getarannya dirasakan di sejumlah wilayah Flores, sebagian Sumba, serta Adonara dan Solor.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Diburu Kolektor, BI Cetak Lagi Rupiah Tanda Tangan Purbaya

Jumat, 25 September 2026 | 00:17

DPRD DKI: Perkuat Fungsi Edukasi dan Kebudayaan di TIM

Jumat, 25 September 2026 | 00:04

Pelunasan BLBI Jadi Tonggak Penyelesaian Krisis 1997-1998

Kamis, 24 September 2026 | 23:37

Tim Hukum: Tak Ada Saksi Sebut Heri Susanto Terima Suap

Kamis, 24 September 2026 | 23:19

Sufmi Dasco akan Kukuhkan Pengurus APKLI Merah Putih

Kamis, 24 September 2026 | 23:00

Tagihan Cicilan Kopdes Merah Putih Rp37,7 Triliun Jatuh Tempo Besok

Kamis, 24 September 2026 | 22:59

Warisan Kwik Kian Gie untuk Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 22:48

DPR Minta Basarnas Lanjutkan Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 24 September 2026 | 22:26

Tokoh Adat Papua Kecam Penembakan Tiga Warga Sipil di Muliama

Kamis, 24 September 2026 | 22:23

Menko Yusril Pastikan Media Bebas Meliput di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 22:11

Selengkapnya