Perkara dugaan korupsi proyek pengerukan kolam Pelabuhan Tanjung Perak tahun 2023-2024 di Pengadilan Tipikor Surabaya. (Foto: Dok. Pribadi)
Perkara dugaan korupsi proyek pengerukan kolam Pelabuhan Tanjung Perak tahun 2023-2024 di Pengadilan Tipikor Surabaya. (Foto: Dok. Pribadi)
"Terdakwa Ardhy Wahyu Basuki selaku Regional Head 3 PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 periode 2021-2024, meski tidak menguntungkan diri sendiri, terbukti secara nyata dan pasti menguntungkan korporasi yakni PT APBS sejumlah Rp82.215.839.192," tegas majelis hakim dalam sidang putusan yang digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya, Jumat, 14 Agustus 2026.
Kendati para terdakwa terbukti tidak mengeruk uang negara untuk kantong pribadi, majelis hakim tetap menjatuhkan hukuman penjara. Hal ini lantaran para terdakwa dinilai lalai dan tidak menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).
Populer
Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36
Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27
Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00
Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18
Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25
Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21
Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19
UPDATE
Jumat, 14 Agustus 2026 | 18:15
Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:59
Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:55
Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:41
Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:20
Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:10
Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:09
Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:53
Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:52
Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:32