Berita

Direktur Operasional PT Orang Tua Group, Handoko menyampaikan permohonan maaf dari atas mobil komando demonstrasi FPI di Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026. (Foto: RMOL)

Nusantara

Bos Orang Tua Group Minta Maaf

JUMAT, 14 AGUSTUS 2026 | 18:43 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Manajemen PT Orang Tua (OT) Group akhirnya menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh umat Islam. Permohonan maaf tersebut disampaikan langsung dari atas mobil komando di hadapan ratusan massa Front Persaudaraan Islam (FPI) yang menggeruduk kantor OT di Jalan Outer Ring Road, Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat, 14 Agustus 2026.

Sikap tegas FPI ini merupakan buntut dari dugaan penistaan agama terkait sayembara hafalan Al-Qur'an berhadiah minuman keras (miras) merek Newport dalam gelaran acara The Sound Project di Ancol, Jakarta Utara.

Di hadapan massa aksi, Direktur Operasional PT Orang Tua Group, Handoko secara langsung menaiki mobil komando untuk menyampaikan penyesalan dan permohonan maaf atas kegaduhan yang terjadi.


"Izinkan saya memohon maaf kepada seluruh umat muslim atas kegaduhan yang terjadi saat ini. Kejadian di Ancol tersebut sepenuhnya merupakan kesalahan teknis di lapangan, bukan atas instruksi perusahaan," tegas Handoko dari atas mobil komando.

Handoko menegaskan bahwa pihak manajemen sangat menyesalkan insiden tersebut. Ia mengklarifikasi bahwa perusahaan sama sekali tidak pernah menerbitkan instruksi maupun kebijakan yang menyinggung simbol-simbol agama.

Saat ini, kata Handoko, kasus tersebut telah diserahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum di Polda Metro Jaya. Pihaknya berkomitmen untuk menghormati seluruh tahapan hukum yang sedang berlangsung.

“Mohon izin, ini sudah masuk ke ranah hukum yang sedang berproses. Mari kita bersama-sama menunggu hasil dari proses penanganan hukum tersebut,” imbaunya.

Sementara itu, proses hukum terkait skandal promo miras berkedok hafalan Al-Qur'an ini terus bergulir. Polda Metro Jaya mengonfirmasi telah menetapkan empat orang sebagai tersangka.

"Penyidik telah menetapkan empat orang sebagai tersangka, masing-masing berinisial RES, AK, I, dan M,” ungkap Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, Kamis, 13 Agustus 2026.

Dari empat tersangka tersebut, dua di antaranya sudah ditangkap dan ditahan. Sejauh ini, pihak kepolisian telah menerima sedikitnya lima laporan resmi dari masyarakat terkait kasus tersebut.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya