Berita

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menjajal LRT Jakarta lintas Velodrome–Manggarai. (Foto: PPID)

Nusantara

Investasi Rp12,1 Triliun, LRT Manggarai Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kawasan

KAMIS, 13 AGUSTUS 2026 | 13:55 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pembangunan LRT Jakarta lintas Velodrome–Manggarai memasuki tahap akhir dengan progres 97,9 persen. Ditargetkan jalur tersebut mulai beroperasi pada akhir Agustus.

“Ini akan memberi banyak kemudahan bagi warga Jakarta maupun dari sekitar Jakarta, aglomerasi yang akan menggunakan fasilitas yang ada, baik itu LRT maupun KRL maupun tempat ini yang di Manggarai. Karena semuanya transportasinya menjadi lebih mudah,” ujar Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat meninjau progres pembangunan LRT Jakarta, di Stasiun LRT Manggarai, Kamis, 13 Agustus 2026.

Lintas Velodrome–Manggarai memiliki panjang 6,4 kilometer dan menjadi bagian dari keseluruhan jalur LRT Jakarta Kelapa Gading–Manggarai sepanjang 12,2 kilometer. Koridor tersebut didukung investasi sebesar Rp12,1 triliun dan melayani 11 titik pemberhentian.


Selain sistem persinyalan, pekerjaan tahap akhir mencakup penyempurnaan akses keluar-masuk penumpang serta fasilitas universal, seperti guiding block dan lift bagi penyandang disabilitas. 

Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) bersama PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro, BUMD DKI Jakarta yang mengembangkan LRT Jakarta, juga tengah melaksanakan rangkaian pengujian dan verifikasi, mulai dari uji jalur, sistem persinyalan, pemenuhan Standar Pelayanan Minimum (SPM), hingga Safety Assessment.

Menurut Pramono, beroperasinya LRT hingga Manggarai akan memperluas jaringan transportasi publik yang menghubungkan Jakarta Utara, Jakarta Timur, dan Jakarta Selatan.

“Tanpa disadari, inilah yang menghubungkan tiga wilayah utama Jakarta, yaitu mulai dari utara, Kelapa Gading, kemudian Jakarta Timur, dan sekarang kita berada di Jakarta Selatan. Nanti kalau kemudian kita sambungkan sampai Dukuh Atas, empat wilayah. Jadi Jakarta Utara, Timur, Selatan, dan Jakarta Pusat,” katanya.

Setelah lintas Kelapa Gading–Manggarai beroperasi penuh, jumlah penumpang diproyeksikan mencapai sekitar 60.000 orang per hari pada tahap awal dan meningkat hingga sekitar 80.000 penumpang per hari dalam kondisi normal. Layanan direncanakan beroperasi pukul 05.00 hingga 24.00 WIB dengan kapasitas satu rangkaian mencapai 275 penumpang.

Pramono optimistis peningkatan konektivitas antarmoda akan semakin mendorong masyarakat menggunakan transportasi publik.

“Kalau ini sudah terkoneksi, hampir semua terkoneksi, kecuali mungkin penyelesaian untuk MRT dari barat ke timur. Dan kalau itu sudah dilakukan, saya yakin penggunaan transportasi umum di Jakarta akan meningkat secara signifikan,” ujarnya.

Stasiun LRT Jakarta Manggarai akan terintegrasi dengan Halte Transjakarta Manggarai, Stasiun Manggarai KRL Commuter Line, serta layanan KA Bandara. Integrasi tersebut akan mempermudah perpindahan penumpang antarmoda sekaligus memperkuat Manggarai sebagai salah satu simpul utama transportasi Jakarta.

Pramono juga melihat kawasan Manggarai berpotensi berkembang menjadi pusat pertumbuhan baru berbasis Transit Oriented Development (TOD), seiring meningkatnya arus mobilitas dan aktivitas ekonomi di kawasan tersebut.

“Nanti di tempat ini, baik dilakukan oleh pemerintah pusat atau pemerintah Jakarta atau swasta, akan dibangun banyak TOD-TOD baru. Karena apa pun ini menjadi seperti Blok M sekarang, orang akan berebut untuk datang ke tempat ini karena memang transportasi utama Jakarta, salah satunya, berhentinya di tempat ini,” katanya.

Pemprov DKI Jakarta juga mendorong perluasan konektivitas LRT ke sejumlah kawasan strategis lainnya, antara lain dari Kelapa Gading menuju Jakarta International Stadium (JIS) serta dari Velodrome menuju kawasan kereta cepat Whoosh di Halim.

Selain itu, Pramono berencana membahas dengan pemerintah pusat peluang pengembangan layanan kereta bandara agar perjalanan dari Manggarai dapat terhubung langsung melalui BNI City menuju Bandara Soekarno-Hatta.

“Kalau kereta bandara bisa dimulai juga dari Manggarai, jadi dari Manggarai ke bandara tidak perlu orang berpindah, tetapi dari Manggarai bisa langsung ke BNI City dan langsung kemudian ke bandara. Dan itu akan sangat membantu,” tandasnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

RI Dorong Status 742 Cagar Budaya Nasional Baru

Kamis, 03 September 2026 | 18:29

Di Forum Ekonomi Vladivostok, Prabowo Beberkan Alasan RI Tetap Jalankan MBG

Kamis, 03 September 2026 | 18:23

BGN ‘Berdosa’ Jika Biarkan Korban Keracunan MBG

Kamis, 03 September 2026 | 18:19

Profil Lionel Messi, Akhiri Karier Internasional dengan 125 Gol

Kamis, 03 September 2026 | 17:57

Prabowo Dorong Rute Langsung RI-Vladivostok untuk Perkuat Hubungan Ekonomi

Kamis, 03 September 2026 | 17:43

Anggaran MBG 2027 Capai Rp232,876 Triliun

Kamis, 03 September 2026 | 17:40

Kemenkop Tegaskan Anggaran Rp103 Miliar Bukan untuk Podcast

Kamis, 03 September 2026 | 17:35

Mantan Pemain Timnas Iwan Setiawan Meninggal Dunia, Ini Jejak Kariernya di Sepak Bola Indonesia

Kamis, 03 September 2026 | 17:25

IHSG-Rupiah Kompak Cerah Hari Ini

Kamis, 03 September 2026 | 17:23

Demo Kantor Agrinas Diduga Ditunggangi Oknum

Kamis, 03 September 2026 | 17:08

Selengkapnya