Berita

Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis (MBG). (Foto: RMOL/Alifia Dwi Ramandhita)

Politik

Pemberdayaan Perempuan Lewat MBG Perkuat Kesejahteraan Keluarga

KAMIS, 13 AGUSTUS 2026 | 11:24 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya menjadi pilar utama dalam pemenuhan nutrisi generasi muda, tetapi juga sebagai katalisator strategis dalam memperkuat pemenuhan hak anak dan pemberdayaan ekonomi perempuan. 

Menurut Anggota Komisi VIII DPR RI, Lisda Hendrajoni, integrasi peran perempuan dan perlindungan anak dalam skema MBG dinilai menjadi solusi konkret untuk mendorong kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. 

"Dalam pelaksanaan proyek MBG, perempuan memegang peranan krusial, mulai dari tahap perencanaan menu, pengelolaan dapur komunitas, hingga penyediaan bahan baku. Keterlibatan ini membuka akses lapangan kerja baru dan peluang wirausaha bagi ibu rumah tangga serta kelompok perempuan lokal," ungkap Lisda dalam keterangannya, Kamis, 13 Agustus 2026.


Dapur-dapur produksi MBG, tambahnya, melibatkan kelompok usaha perempuan dan koperasi lokal dalam menyuplai komoditas pangan berdampak pada Penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Pendapatan tambahan yang diperoleh perempuan berdampak langsung pada peningkatan daya beli keluarga serta akses pendidikan dan kesehatan anak. Juga menciptakan kemandirian finansial keluarga," ujar Lisda. 

Legislator NasDem dari Dapil Sumbar I itu juga mengatakan, program pelatihan kebersihan pangan, tata kelola bisnis skala kecil, dan standar gizi memberikan peningkatan kapasitas keterampilan jangka panjang bagi para pekerja perempuan. 

"Kami melihat proyek MBG bukan sebatas pembagian makanan, melainkan intervensi ganda. Di satu sisi, kita mengamankan hak tumbuh kembang anak secara maksimal, dan di sisi lain, kita membendung ketimpangan gender dengan membuka akses ekonomi formal bagi perempuan di tingkat akar rumput," kata Lisda. 

Lisda yang sudah dua periode duduk di kursi Senayan, mengatakan keberhasilan serta akuntabilitas program MBG di lapangan mendapat perhatian serius dari kalangan legislatif. Sinergi antara perlindungan anak dan jaminan sosial keluarga menjadi aspek kunci yang perlu terus dikawal.

"Program Makan Bergizi Gratis ini menyentuh dua isu utama yang menjadi perhatian kami di DPR RI, yaitu kesejahteraan keluarga dan perlindungan anak," ujar Lisda.

DPR RI akan memastikan bahwa pelaksanaan MBG tidak hanya tepat sasaran secara gizi, tetapi benar-benar melibatkan kelompok perempuan lokal dalam rantai pasoknya. 

"Ketika ibu-ibu di daerah diberdayakan sebagai pengelola dan penyedia bahan pangan, kesejahteraan rumah tangga ikut terangkat, dan perlindungan terhadap tumbuh kembang anak dapat terjamin secara berkelanjutan," tandasnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

UPDATE

Kapolri Resmi Larang Seluruh Polisi Pakai Vape

Minggu, 01 November 2026 | 21:51

Ketidakpuasan terhadap Kinerja Pemerintah

Minggu, 01 November 2026 | 21:33

Gaduh Penggeledahan Pesantren, Polri Libatkan Propam

Minggu, 01 November 2026 | 20:41

Dua Nasabah Gugat AIA Financial ke PN Jaksel

Minggu, 01 November 2026 | 20:18

Mantra Mahasiswa dan Mengapa Rakyat Sering Kali Dikalahkan?

Minggu, 01 November 2026 | 19:36

KB Bank Syariah Digugat ke Pengadilan

Minggu, 01 November 2026 | 18:39

Pakar Tata Negara Bongkar Efek Putusan MA Terhadap Nasib Gibran

Minggu, 01 November 2026 | 18:15

Cancel Culture RANS-Willie Salim Contoh Kemarahan Publik

Minggu, 01 November 2026 | 17:41

Lulusan Trisakti Didorong Jadi Generasi Inovatif dan Berjiwa Wirausaha

Minggu, 01 November 2026 | 17:23

Elemen Umat Islam Harus Bersatu Perkuat Ekonomi melalui Koperasi

Minggu, 01 November 2026 | 17:00

Selengkapnya