Berita

Telur ayam di sebuah pasar modern di Jakarta Selatan (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Pemerintah Bakal Benahi Distribusi Harga Ayam-Telur Buntut Harga Jomplang

RABU, 12 AGUSTUS 2026 | 13:52 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Pemerintah mendorong penguatan distribusi antarwilayah untuk mengatasi perbedaan harga ayam dan telur, terutama ketika harga di tingkat peternak masih rendah, sementara harga di tingkat konsumen relatif tinggi.

Upaya tersebut dilakukan dengan menghubungkan daerah yang mengalami surplus pasokan dengan wilayah yang masih kekurangan, khususnya sejumlah daerah di Indonesia bagian timur.

Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan pemerintah telah melakukan business matching antarwilayah untuk memperlancar distribusi komoditas pangan tersebut.


"Jadi kita ingin mensuplai dari yang daerah surplus ini ke daerah yang kurang, artinya kurang pasokannya terutama di wilayah timur," kata Budi saat ditemui di Jakarta Pusat, Rabu, 12 Agustus 2026. 

Menurutnya, langkah tersebut telah dibahas melalui sejumlah pertemuan secara daring. Pemerintah berharap pengiriman dari daerah surplus ke wilayah yang membutuhkan dapat segera direalisasikan.

"Kemarin sudah beberapa kali Zoom Meeting, mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah bisa dikirim," ujarnya.

Budi juga memaparkan posisi harga ayam dan telur secara nasional. Harga rata-rata telur saat ini berada di kisaran Rp26 ribu per kilogram, sementara harga eceran tertinggi (HET) mencapai Rp30 ribu. Sementara harga ayam berada di kisaran Rp36 ribu per kilogram, dengan harga acuan sebesar Rp40 ribu.

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) per Rabu, 12 Agustus 2026, harga daging ayam ras segar tercatat Rp40.600 per kilogram. Sementara harga telur ayam ras berada di level Rp29.450 per kilogram.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

Perempuan Tani HKTI Terapkan Teknologi IoT, Pangkas Penggunaan Pupuk hingga 50 Persen

Minggu, 01 November 2026 | 12:32

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

PTKIN Siapkan Langkah agar Inovasi Mahasiswa Tak Berhenti di Ajang Lomba

Minggu, 01 November 2026 | 11:56

Kloter Pertama Haji 2027 Terbang 11 April, Ini Jadwal Lengkapnya

Minggu, 01 November 2026 | 11:50

Imigrasi Sudah Cegah Ahmad Dedi ke Luar Negeri Atas Permintaan KPK

Minggu, 01 November 2026 | 11:36

Puluhan Orang Diamankan Polisi saat Gerebek Kampung Bahari

Minggu, 01 November 2026 | 11:30

Maroko Sambut Keputusan PBB Akhiri Misi MINURSO di Sahara Barat

Minggu, 01 November 2026 | 11:17

Citra Polri Bisa Rusak Akibat Dua Kejadian Ini

Minggu, 01 November 2026 | 11:05

Ombudsman Ingatkan Polri Jaga Etika dan Hormati HAM saat Penggeledahan

Minggu, 01 November 2026 | 10:48

PPK Ajak Masyarakat Berperan bersama Presiden Prabowo Wujudkan Kedaulatan

Minggu, 01 November 2026 | 10:42

Selengkapnya