Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Bisnis

Harga Minyak Naik Lagi, Selat Hormuz Bikin Galau Pasar

SELASA, 11 AGUSTUS 2026 | 09:19 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak kembali melonjak setelah harapan tercapainya kesepakatan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz mulai memudar.

Pada penutupan perdagangan Senin, 10 Agustus 2026, waktu Amerika Serikat (AS), harga minyak mentah Brent naik sekitar 5 persen dan ditutup di 87,72 Dolar AS per barel. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) kembali menembus level 82 Dolar AS per barel.

Kenaikan harga minyak terjadi setelah posisi Washington dan Teheran terkait pembukaan Selat Hormuz semakin berseberangan.


Presiden AS Donald Trump mengatakan kepada Axios bahwa Washington dan Teheran saat ini “hanya melakukan negosiasi setengah-setengah”. Trump juga mengisyaratkan AS akan mengandalkan blokade angkatan laut untuk menekan Iran, bukan kembali melancarkan serangan udara.

Sementara itu, Iran menegaskan pembukaan penuh Selat Hormuz masih bergantung pada pencabutan blokade AS.

Di sisi lain, Iran juga belum menunjukkan tanda-tanda akan membuka penuh Selat Hormuz. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmail Baghaei mengatakan pembukaan selat masih bergantung pada pencabutan blokade AS.

“Selama blokade angkatan laut AS berlanjut, kondisi yang diperlukan untuk pembukaan kembali Selat Hormuz belum terpenuhi,” ujar Baghaei.

Ketidakpastian ini membalikkan pergerakan harga minyak pada pekan sebelumnya. Harga minyak sempat anjlok lebih dari 7 persen setelah Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan kesepakatan untuk memastikan kapal dapat kembali melintas bebas di Selat Hormuz kemungkinan segera tercapai.

Namun, kesepakatan tersebut hingga kini belum terealisasi. Jika ketegangan terus meningkat dan lalu lintas kapal di Selat Hormuz tetap terganggu, pasar minyak berpotensi kembali menghadapi tekanan kenaikan harga.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya