Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Jelang Data Inflasi AS, Dolar Menguat 0,20 Persen

SELASA, 11 AGUSTUS 2026 | 07:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kurs Dolar AS di pasat uang New York menguat pada penutupan perdagangan Senin 10 Agustus 2026 waktu setempat. 

Penguatan didukung kenaikan harga minyak dan menjelang rilis data inflasi konsumen Amerika Serikat (AS).  

Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur kinerja greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama termasuk Yen dan Euro, naik 0,20 persen menjadi 99,80. 


Penguatan Dolar AS terjadi meski data ketenagakerjaan AS yang lebih lemah dari perkiraan kembali menekan ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed). Peluang kenaikan suku bunga pada September kini diperkirakan 52 persen, turun dari 67 persen sepekan sebelumnya.

Pasar selanjutnya mencermati data indeks harga konsumen (CPI), harga produsen, dan penjualan ritel AS untuk mendapatkan petunjuk mengenai arah inflasi dan kebijakan The Fed. Kenaikan harga minyak lebih dari 4 persen juga menjadi perhatian karena berpotensi meningkatkan tekanan inflasi.

Di pasar valuta asing, Euro melemah 0,13 persen menjadi 1,1542 Dolar AS, sementara Yen Jepang tertekan 0,84 persen menjadi 159,14 Yen per Dolar AS. Pelemahan Yen menjadi yang terbesar dalam hampir lima bulan.

Dolar Australia juga turun 0,16 persen menjadi 0,7056 Dolar AS menjelang keputusan kebijakan moneter Reserve Bank of Australia (RBA) pada Selasa.

Secara keseluruhan, Dolar AS masih mendapat dukungan dari ketidakpastian inflasi dan kebijakan moneter, meski ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed dalam waktu dekat mulai berkurang.


Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

Digelar di Ambon, Muktamar XIV KAMMI Usung Semangat Ale Rasa, Beta Rasa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:29

KPU Perlu Keluarkan Surat Gibran Tidak Memenuhi Syarat Wapres

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:13

Gumarang Soroti Perubahan Sikap Rocky Gerung Setelah Masuk Lingkaran Istana

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:48

10 Saham Paling Tertekan saat IHSG Anjlok 7 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:16

OJK Serahkan Lagi Hasil Penelusuran Aset DSI, Bareskrim Sudah Sita Rp432 Miliar

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:04

Eksekusi Suntik Mati Gagal, Christa Pike Akui Alami Trauma dan Rasa Sakit

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:52

Harga Bitcoin Tertekan Setelah Binance Dibobol Hacker

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:44

Pendiri Ayam Goreng Suharti Tutup Usia, Merintis Bisnis Sejak 1956

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:30

Intel Babak Belur, Saham Anjlok 29 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:19

Kemlu Dalami Informasi WNI Tewas Saat Dinas Militer di Rusia Lewat KBRI Moskow

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:05

Selengkapnya