Berita

Iran menunjuk mantan kepala Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), Mohsen Rezaee, sebagai wakilnya di Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran (SNSC). (Unggahan akun X @MKhamenei_ir)

Dunia

Iran Tunjuk Eks Komandan Perang Iran-Irak sebagai Wakil Dewan Keamanan

SENIN, 10 AGUSTUS 2026 | 10:24 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei resmi menunjuk mantan kepala Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), Mohsen Rezaee, sebagai wakilnya di Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran (SNSC).

Penunjukan tersebut diumumkan melalui dekret yang diterbitkan pada Minggu, 9 Agustus 2026, waktu setempat. Rezaee menggantikan Mohammad Baqer Zolghadr, yang sebelumnya menduduki posisi tersebut.

Akun X yang dikaitkan dengan Mojtaba Khamenei menyebut penunjukan Rezaee dilakukan karena pengalaman panjangnya, terutama sebagai salah satu komandan awal Iran dalam perang Iran-Irak pada 1980-an.


“Dengan mempertimbangkan pengalaman berharga Anda, saya dengan ini menunjuk Anda, yang merupakan salah satu komandan pertama dalam Perang Pertahanan Suci selama delapan tahun, sebagai wakil saya di Dewan Keamanan Nasional Tertinggi," tulis akun @MKhamenei_ir, dikutip Senin, 10 Agustus 2026.

Rezaee merupakan tokoh senior Iran yang pernah memimpin IRGC dan kini menjadi anggota Dewan Penentu Kebijakan Iran (Expediency Discernment Council). Ia juga dikenal sebagai salah satu komandan utama Iran selama perang Iran-Irak 1980-1988, yang oleh pemerintah Iran disebut sebagai “Perang Pertahanan Suci”.

Posisi wakil pemimpin tertinggi di SNSC memiliki peran penting karena dewan tersebut membahas berbagai persoalan strategis Iran, termasuk keamanan nasional, kebijakan luar negeri, dan isu militer.

Sebelum Rezaee, posisi tersebut sempat dipegang Ali Larijani, yang disebut tewas dalam serangan Amerika Serikat dan Israel pada Maret 2026, sebelum kemudian dilanjutkan oleh Zolghadr.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Moreno Soeprapto, Potret Etika Buruk Wakil Rakyat

Senin, 21 September 2026 | 06:25

Suara Rakyat Jangan Dimubazirkan

Senin, 21 September 2026 | 06:05

Ketika Pakar Saking Pintarnya Jadi “Goblok”

Senin, 21 September 2026 | 05:44

Masa Depan Pelabuhan Indonesia antara Peluang dan Tantangan

Senin, 21 September 2026 | 05:13

Serangan Babi Hutan Persoalan Serius bagi Petani

Senin, 21 September 2026 | 05:00

Merapi Empat Kali Luncurkan Lava Pijar dalam 6 Jam

Senin, 21 September 2026 | 04:39

Pramono Lagi Menempatkan Jakarta dalam Peta Persaingan Kota Global

Senin, 21 September 2026 | 04:23

Membaca Berhadiah Koin

Senin, 21 September 2026 | 04:02

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh 8 Februari 2027

Senin, 21 September 2026 | 03:06

Selengkapnya