Berita

Ilustrasi Beda CNG vs LPG (Sumber: Gemini Generated Image)

Nusantara

Beda CNG vs LPG, Mana yang Lebih Hemat?

JUMAT, 07 AGUSTUS 2026 | 14:42 WIB | OLEH: TIFANI

Pemerintah tengah menyiapkan penggunaan Compressed Natural Gas (CNG) sebagai alternatif pengganti tabung Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kilogram untuk kebutuhan rumah tangga. Saat ini, pengembangan tabung CNG 3 kg masih memasuki tahap akhir pengujian yang dilakukan oleh Lemigas sebelum nantinya dapat digunakan secara luas.

Rencana ini menjadi salah satu upaya pemerintah untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor LPG sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional. Lantas, apa sebenarnya perbedaan CNG dan LPG? Apakah CNG benar-benar lebih hemat dibanding LPG? Berikut penjelasannya.

Apa Itu CNG?


Compressed Natural Gas (CNG) merupakan bahan bakar yang berasal dari gas alam dengan kandungan utama metana (CH4). Agar dapat disimpan dan didistribusikan, gas tersebut dipadatkan menggunakan tekanan sangat tinggi, yakni sekitar 250 hingga 400 bar.

Sementara itu, LPG merupakan campuran gas hidrokarbon, terutama propana dan butana, yang dicairkan melalui pendinginan atau tekanan sedang sehingga mudah disimpan dalam tabung portabel. Meski sama-sama digunakan sebagai bahan bakar, keduanya memiliki karakteristik fisik, proses penyimpanan, hingga efisiensi yang berbeda.

Perbedaan CNG dan LPG

1. Bahan Baku

CNG berasal dari gas alam yang didominasi metana, sedangkan LPG merupakan campuran propana dan butana yang diperoleh dari proses pengolahan minyak bumi maupun gas alam.

2. Cara Penyimpanan

Perbedaan paling mencolok terletak pada tekanan penyimpanannya. CNG disimpan dalam bentuk gas bertekanan sangat tinggi, sekitar 250–400 bar.

LPG disimpan dalam bentuk cair dengan tekanan yang jauh lebih rendah. Karena membutuhkan tekanan tinggi, infrastruktur distribusi CNG juga lebih kompleks dibandingkan LPG.

3. Tingkat Keamanan

Dari sisi keamanan, CNG dinilai memiliki risiko yang lebih rendah apabila terjadi kebocoran. Metana sebagai komponen utama CNG memiliki massa jenis yang lebih ringan daripada udara sehingga gas akan langsung naik ke atmosfer dan cepat menyebar.

Sebaliknya, LPG yang mengandung propana memiliki massa jenis lebih berat dari udara. Saat terjadi kebocoran, gas cenderung mengendap di lantai sehingga risiko kebakaran atau ledakan menjadi lebih tinggi jika terkena percikan api.

4. Emisi

LPG memiliki nilai kalor yang sedikit lebih tinggi dibandingkan CNG. Namun, CNG menghasilkan pembakaran yang lebih bersih. 

Penggunaan gas alam diketahui mampu mengurangi emisi hingga 25 persen dibandingkan bahan bakar fosil lainnya. Selain itu, pembakaran CNG menghasilkan lebih sedikit partikel polutan dan tidak mengandung sulfur sehingga lebih ramah terhadap kualitas udara.

Mana yang Lebih Hemat?


Dari sisi biaya, CNG dinilai memiliki potensi penghematan yang lebih besar dibandingkan LPG. Hal ini karena harga gas alam domestik relatif lebih stabil dan tidak terlalu dipengaruhi fluktuasi harga energi di pasar internasional seperti LPG yang sebagian besar masih diimpor.

Secara umum, peralihan dari LPG ke gas alam diperkirakan dapat menekan biaya operasional sekitar 20–30 persen. Simulasi yang dilakukan Citigas Sinergi untuk sektor industri dan komersial juga menunjukkan hasil serupa. 

Meski nilai energi LPG sedikit lebih tinggi, harga CNG yang lebih murah membuat biaya operasional menjadi lebih rendah. Dalam simulasi tersebut, penggunaan CNG mampu menghemat sekitar Rp6.973.684 per bulan atau sekitar 10,73 persen dibandingkan LPG.

Jika dihitung dalam setahun, potensi penghematan biaya operasional mencapai sekitar Rp83.684.211.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Ini Alasan Nusron Wahid Tak Nongol di DPR Usai Anak Buah Dicokok KPK

Rabu, 16 September 2026 | 16:28

Prabowo Sampaikan Duka Cita atas Kecelakaan KM Virgo Transport 8

Rabu, 16 September 2026 | 16:17

Panja RUU Pemilu Dipastikan Dibentuk Tahun Ini

Rabu, 16 September 2026 | 16:15

Perlu Diusut Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Muara Baru

Rabu, 16 September 2026 | 16:11

PT 5 Persen Bikin Partai Nonparlemen Makin Berat ke Senayan

Rabu, 16 September 2026 | 16:10

Prabowo Resmikan LRT Kelapa Gading-Manggarai, Danantara Diminta Ikut Bantu

Rabu, 16 September 2026 | 16:09

Bapemperda DPRD DKI Dorong Penguatan Perlindungan Anak di Ruang Digital

Rabu, 16 September 2026 | 16:00

OPM Bunuh Sopir Angkutan Masyarakat, Mobil Dibakar

Rabu, 16 September 2026 | 15:47

Kolaborasi Lintas Lembaga Terus Diperkuat Meski Karhutla Menurun

Rabu, 16 September 2026 | 15:44

KPK Periksa 3 ASN BPK terkait Dugaan Suap Pengubahan Audit Pemkab Muara Enim

Rabu, 16 September 2026 | 15:32

Selengkapnya