Berita

Ketua Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara (Sultra) Anton Timbang hadir dalam pertemuan pengurus Kadin dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jumat 31 Juli 2026. (Instagram @folkshiff)

Presisi

Tersangka Pengusaha Anton Timbang Bertemu Presiden, Ini Kata Polri

KAMIS, 06 AGUSTUS 2026 | 16:31 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Warganet dihebohkan dengan kehadiran Ketua Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara (Sultra) Anton Timbang dalam pertemuan pengurus Kadin dan foto bersama dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, pada Jumat 31 Juli 2026.

Pasalnya, Anton sudah berstatus tersangka kasus dugaan tambang nikel ilegal di Sultra. Kasus Anton ditangani  Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri.

Merespons hal itu, Dirtipidter Bareskrim Polri, Brigjen Mohammad Irhamni menjelaskan bahwa kehadiran Anton Timbang dalam acara kenegaraan bukan tugas pokok kepolisian.


"Kalau dia di Istana kan tugas pokok urusannya kan bukan di saya, di protokol Istana kali ya,” kata Irhamni saat dihubungi pada Kamis 6 Agustus 2026.

Irhamni menegaskan, kasus yang menjerat Anton tetap berjalan tanpa kendala, dan telah dinyatakan lengkap (P21) untuk selanjutnya dilakukan tahap II atau pelimpahan ke jaksa.

“Sedang koordinasi dengan jaksa untuk pelimpahan. Kami sedang berkomunikasi dengan Kejaksaan Agung di Jampidum,” kata Irhamni.

Menurut Anton, meski berstatus tersangka namun Anton tidak ditahan karena yang bersangkutan bersikap kooperatif.

“Penahanan itu kan tidak wajib, bisa pertimbangan harus ditahan dan tidak ditahan," kata Irhamni.

Sebelumnya Bareskrim Polri menetapkan Ketua Kadin Sultra Anton Timbang yang juga Direktur dari perusahaan PT. Masempo Dalle sebagai tersangka atas kasus dugaan aktivitas pertambangan di wilayah hutan yang berada di kawasan tanpa izin.

Perusahaan Anton turut melakukan penambangan tanah dan nikel di luar izin daerah Desa Morombo Pantai, Lasolo Kepulauan, Konawe Utara, Sultra.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Rp106,3 Miliar dari OTT BPN, Uang Disimpan di Rumah Tangan Kanan Nusron

Selasa, 15 September 2026 | 20:26

Bapera Hormati Proses Hukum Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 20:24

Homecoming Festival IKA Unpad 2026 Jahit Harmoni Lintas Generasi

Selasa, 15 September 2026 | 20:11

BNI-Pajakind Integrasikan Layanan Perbankan-Perpajakan Digital untuk UMKM

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

Ini Identitas 19 Orang Terjaring OTT KPK di Kasus Kementerian ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

KPK Tahan 8 Tersangka Kasus Suap ATR/BPN, Tangan Kanan Nusron hingga Bos Summarecon

Selasa, 15 September 2026 | 19:58

UOB: Indonesia Punya Tameng Hadapi Guncangan Global, Apa Itu?

Selasa, 15 September 2026 | 19:37

KUHP-KUHAP Baru Perkuat Peran Advokat Dampingi Klien

Selasa, 15 September 2026 | 19:28

Purbaya Terlempar dari Kabinet Diduga Gegara Whoosh

Selasa, 15 September 2026 | 19:17

Pejabat ATR/BPN Terjaring OTT KPK, Wamen Ossy Minta Publik Tak Berspekulasi

Selasa, 15 September 2026 | 19:01

Selengkapnya