Berita

Anggota Komisi VI DPR Herman Khaeron. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Herman Khaeron:

Ekonomi RI Tumbuh 5,29 Persen Masih On The Track

KAMIS, 06 AGUSTUS 2026 | 15:52 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tercatat 5,29 persen pada kuartal II 2026 dinilai masih berada di jalur yang tepat meski mengalami perlambatan dibandingkan kuartal sebelumnya.

Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Partai Demokrat Herman Khaeron mengatakan, fluktuasi pertumbuhan ekonomi tidak terlepas dari kondisi global yang masih penuh ketidakpastian, baik dari sisi geopolitik maupun ekonomi.

"Saya kira ekonomi kita on the track di tengah ketidakpastian geoekonomi dan geopolitik. Fluktuasi pertumbuhan sangat dipengaruhi oleh kondisi global," kata Herman kepada RMOL, Kamis 6 Agustus 2026. 


Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi Indonesia pada kuartal II 2026 tumbuh 5,29 persen secara tahunan (year on year/yoy). Angka tersebut meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 5,12 persen, namun melambat dibandingkan kuartal I 2026 yang mencapai 5,61 persen.

Menurut Herman, terdapat empat faktor utama yang memengaruhi pertumbuhan ekonomi nasional, yakni daya beli masyarakat, investasi, neraca ekspor-impor, serta belanja pemerintah.

Dari sejumlah faktor tersebut, ia menilai peningkatan daya beli masyarakat menjadi aspek yang perlu mendapat perhatian lebih dari pemerintah.

"Jika melihat aspek yang paling berpengaruh, yaitu peningkatan daya beli, maka program pemerintah yang berbasis APBN harus efektif meningkatkan pendapatan masyarakat," kata Herman.

Herman mendorong pemerintah memperkuat program yang mampu langsung meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat, terutama melalui kegiatan padat karya dan pengembangan ekonomi produktif.

"Program padat karya dan ekonomi produktif harus ditingkatkan," pungkas Herman.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

DPR Minta Pemerintah Perkuat Insfrastruktur Kesehatan

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:28

Obligasi Global Perdana Danantara Laris

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:13

Legislator PDIP Ini Janji Perjuangkan Alsintan

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:57

Pengurangan Angka Pelanggaran Jadi Indikator Keberhasilan Operasi Patuh Jaya 2026

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:44

KNMP Potensi Menjawab Kebutuhan Nelayan Kecil

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:30

Sinopsis dan Kisah Kelam Clayface, Musuh Ikonik Batman

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:19

Pemakzulan Gibran Harus Lewat Jalur Konstitusi, Bukan cuma Tekanan Politik

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:15

Jelang Pemilu, Oposisi Israel Klaim Netanyahu Tak Layak Pimpin Negara

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:58

Pemerintah Siapkan Skema Baru Pengadaan Energi, Negara Bakal Deal Langsung dengan Pemasok

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:57

KPU Perlu Fokus Benahi Pemilu 2029

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:53

Selengkapnya