Berita

Wakil Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM) Bidang Bundo Kanduang Fahira Idris. (Foto: Istimewa)

Nusantara

IKM Didorong Semakin Nyata Menebar Manfaat bagi Bangsa

KAMIS, 06 AGUSTUS 2026 | 14:46 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Ikatan Keluarga Minang (IKM) yang genap berusia 10 tahun diharapkan  semakin kokoh sebagai rumah besar seluruh urang Minang. Rumah yang merangkul lintas daerah, profesi, generasi, dan pilihan politik, sekaligus menjadi kekuatan yang terus menebar manfaat bagi ranah, rantau, dan bangsa.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM) Bidang Bundo Kanduang Fahira Idris, Kamis 6 Agustus 2026.

Menurut Senator Jakarta ini, menapaki satu dekade, IKM di bawah kepemimpinan Andre Rosiade yang juga Wakil Ketua Komisi VI DPR ini, semakin solid secara organisasi sekaligus semakin nyata kontribusinya. 


"Semangat Basamo Mako Manjadi (bersama maka bisa berhasil) semakin nyata diwujudkan melalui kerja bersama yang mampu menyatukan besarnya potensi masyarakat Minang di berbagai daerah hingga mancanegara," kata Fahira.

Hubungan ranah dan rantau, lanjut Fahira, tidak cukup hanya dipelihara sebagai ikatan emosional, tetapi harus dikembangkan menjadi jejaring kolaborasi yang produktif. 

Kekuatan perantau akan terus diperkuat untuk mendukung pemberdayaan ekonomi, pengembangan UMKM, pendidikan, pelestarian budaya, kepedulian sosial, serta pembangunan kampung halaman.

“Tradisi merantau telah membentuk urang Minang menjadi pribadi yang tangguh, adaptif, dan memiliki jejaring luas," kata Fahira. 

Fahira juga menekankan pentingnya penguatan peran Bundo Kanduang. Menurutnya, Bundo Kanduang memiliki posisi strategis dalam menjaga nilai adat dan agama, memperkuat ketahanan keluarga, memberdayakan perempuan, serta membimbing generasi muda agar tetap berakar pada jati diri Minangkabau tanpa kehilangan kemampuan menghadapi perkembangan zaman.

“Generasi muda Minang harus tumbuh dengan akar budaya yang kuat, pendidikan yang baik, penguasaan teknologi, dan keberanian berkompetisi di tingkat nasional maupun global," pungkas Fahira.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Protelindo Masuk BTEL, Kuasai 10,86 Persen Saham Bakrie Telecom

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:26

Prabowo ke NTT Hari Ini, Pastikan Penanganan Korban Gempa Berjalan Baik

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:17

Pengamat: Rekam Jejak Mumpuni Bikin KH Marsudi Syuhud Unggul di Bursa Ketum PBNU

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:13

Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 NU Besok

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:12

Emas Antam Merosot Rp18.000, Satu Gram Jadi Segini

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:03

DEEP Ingatkan Percepatan Pemilu Harus Punya Alasan Konstitusional

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:55

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:44

SHOW Token Dorong Transformasi Industri Hiburan Global lewat Teknologi AI dan Blockchain

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:21

Bursa Asia Variatif, Investor Pantau Pergerakan Timur Tengah

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:06

THMP Bantah Pertemuan Jokowi-Relawan Bahas Pemilu 2029

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:03

Selengkapnya