Berita

Penandatanganan pernyataan kinerja Bawaslu se-Indonesia tahun 2026, yang dilaksanakan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pre-Launching Aplikasi E-Monev IKU, di Hotel AOne, Jalan KH. Wahid Hasyim, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa malam, 4 Agustus 2026. (Foto: Humas Bawaslu RI)

Bisnis

Tingkatkan Akuntabilitas, Bawaslu se-Indonesia Teken Pernyataan Kinerja 2026

KAMIS, 06 AGUSTUS 2026 | 11:56 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) se-Indonesia berkomitmen meningkatkan akuntabilitas kelembagaan melalui penandatanganan Pernyataan Kinerja Tahun 2026. 

Komitmen tersebut dilakukan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pre-Launching Aplikasi E-Monev Indikator Kinerja Utama (IKU) di Hotel AOne, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa lalu, 4 Agustus 2026. 

Melalui Divisi SDM, Organisasi, dan Diklat, Bawaslu RI juga memperkenalkan aplikasi Monitoring dan Evaluasi Indikator Kinerja Utama (E-Monev IKU) bernama Cermat (Cermin Akuntabilitas Kinerja). Aplikasi ini dirancang untuk memantau capaian kinerja seluruh jajaran Bawaslu secara digital dan real-time.


Anggota Bawaslu RI sekaligus Koordinator Divisi SDM, Organisasi, dan Diklat, Herwyn J.H. Malonda, mengatakan aplikasi tersebut tidak hanya berfungsi sebagai alat pemantau kinerja, tetapi juga menjadi penghubung antara mandat kelembagaan dengan pelaksanaan pengawasan di lapangan.

"Ini sebuah langkah baru kita bersama, supaya nantinya publik tahu bahwa Bawaslu bekerja itu terukur. Terukur itu mulai dari IKU dan nantinya akan didokumentasikan dalam aplikasi," ujar Herwyn dalam keterangan tertulisnya, Kamis 6 Agustus 2026. 

Menurut Herwyn, akuntabilitas merupakan kebutuhan mendasar bagi lembaga publik, termasuk Bawaslu sebagai pengawal demokrasi. Dengan adanya aplikasi Cermat, data kinerja seluruh jajaran, mulai dari tingkat pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota, dapat terdokumentasi secara sistematis sehingga proses pelaporan menjadi lebih cepat dan efisien.

"Kelemahan selama ini kan kalau kita mau laporan lama sekali. Ini harus kita akui, dan dengan aplikasi ini data langsung otomatis masuk ke kita," katanya.

Herwyn menjelaskan, aplikasi Cermat menerapkan sistem pemantauan secara berjenjang. Bawaslu RI dapat memantau kinerja Bawaslu provinsi maupun kabupaten/kota, sementara Bawaslu provinsi dapat memantau kinerja Bawaslu kabupaten/kota. Adapun mekanisme tersebut belum mencakup jajaran pengawas ad hoc.

"Mohon maaf, mungkin tidak ada kawan-kawan Kabupaten/Kota yang bisa menilai, karena untuk ad hoc kan tidak ada. Nanti provinsi bisa memantau kawan-kawan Kabupaten/Kota, kami bisa memantau. Bawaslu RI bisa memantau kawan-kawan provinsi dan/atau kabupaten/kota," ujarnya.

Ia berharap penerapan aplikasi tersebut mampu menciptakan sistem pengukuran kinerja yang lebih objektif, memperkuat pengawasan, serta membuat kinerja Bawaslu semakin transparan dan mudah dipertanggungjawabkan kepada publik.

"Mudah-mudahan ini bisa bermanfaat untuk kita semua. Manfaatnya adalah, mudah-mudahan kita bisa kerja dengan kinerja terukur, pengawasan lebih baik, dan kerja-kerja kita bisa terlihat," tutup Herwyn. 


Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:57

IHSG, Selat Malaka dan Ujian Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:41

MKD Diminta Bersikap Tegas Sikapi Laporan Dugaan KDRT Anggota Dewan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:20

Singapura, Dino Patti Djalal dan Opini Sesat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:45

Bareskrim Tahan WN Taiwan Manajer Kapal Pengangkut 1 Ton Ketamin

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:26

Haji Isam dan Kutukan Demokrasi Mahal

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:50

Kinerja Sektor Hukum Era Prabowo-Gibran Makin Bertaring

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:24

Temui Mendikdasmen, DPR Minta Gerakan Lawan Bullying Diperkuat Lintas Sektor

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:09

Balas Singapura! Bahlil Bakal Bangun PLTN di Batam

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:18

Pelabuhan Sabang Didorong jadi Hub Internasional yang Ramah Lingkungan

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:17

Selengkapnya