Berita

Gerai Koperasi Desa Merah Putih. (Foto: Istimewa)

Politik

Penempatan Manajer Kopdes Harus Dilakukan Agar Tidak Terjadi Pemborosan APBN

KAMIS, 06 AGUSTUS 2026 | 10:24 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Pemerintah diminta cepat menempatkan ribuan calon manajer Koperasi Desa Merah Putih yang sudah selesai menjalani pelatihan.

Terlebih, pemerintah telah menggelontorkan anggaran lebih dari Rp1 triliun guna melatih para peserta, dan bila tidak direalisasikan kondisi ini memunculkan kekhawatiran akan potensi pemborosan uang negara.

"Menurut saya, melatih SDM itu bagus, tidak ada yang salah. tapi yang bikin saya penasaran adalah mereka ini kerjanya akan di mana? Karena sampai saat ini penempatannya masih belum jelas," ujar Anggota Komisi VI DPR RI Darmadi Durianto dalam keterangannya pada wartawan, Rabu, 5 Agustus 2026.


Darmadi menilai bahwa biaya yang telah dikeluarkan oleh pemerintah sudah cukup besar, dan jangan sampai tenaga kerjanya siap namun tempat kerjanya masih belum siap.

"Kalau memang tempat kerjanya belum siap, kenapa pelatihannya diselesaikan dulu? Hal ini menjadi catatan karena anggarannya tidak kecil yaitu lebih dari 1 Triliun. Dari data yang ada, koperasi yang sudah beroperasi itu sekitar 1021 unit. Ini yang membuat banyak orang bertanya-tanya, jangan jangan yang baru siap tenaga kerjanya sementara tempat kerjanya belum siap," jelas Darmadi.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Protelindo Masuk BTEL, Kuasai 10,86 Persen Saham Bakrie Telecom

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:26

Prabowo ke NTT Hari Ini, Pastikan Penanganan Korban Gempa Berjalan Baik

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:17

Pengamat: Rekam Jejak Mumpuni Bikin KH Marsudi Syuhud Unggul di Bursa Ketum PBNU

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:13

Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 NU Besok

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:12

Emas Antam Merosot Rp18.000, Satu Gram Jadi Segini

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:03

DEEP Ingatkan Percepatan Pemilu Harus Punya Alasan Konstitusional

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:55

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:44

SHOW Token Dorong Transformasi Industri Hiburan Global lewat Teknologi AI dan Blockchain

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:21

Bursa Asia Variatif, Investor Pantau Pergerakan Timur Tengah

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:06

THMP Bantah Pertemuan Jokowi-Relawan Bahas Pemilu 2029

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:03

Selengkapnya