Berita

Ilustrasi. (Foto: ANTARA)

Nusantara

Pemkab Muba dan Telkom Hadirkan Keadilan Akses Digital buat Masyarakat

KAMIS, 06 AGUSTUS 2026 | 01:40 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Langkah mendorong pemerataan jaringan digital menjadi fokus utama Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) untuk menghadirkan keadilan akses informasi bagi seluruh masyarakat. Pasalnya, hingga kini terdapat 74 titik di Kabupaten Muba tanpa sinyal di berbagai wilayah pelosok.

Bupati Muba Toha Tohet merangkul pimpinan PT Telkom Indonesia Wilayah Sumbagsel dan Telkomsel Enterprise di Kantor Perwakilan Muba di Palembang pada Rabu, 5 Agustus 202. 

Pihak pemerintah daerah menuntut percepatan perluasan jaringan guna menunjang sistem pemerintahan modern berbasis elektronik.


General Manager Telkom Witel Sumbagsel Yuniarti memaparkan kendala teknis cakupan BTS yang terbatas pada radius tiga kilometer saja. Pihaknya menghadapi rintangan berat berupa jarak antarpermukiman yang berjauhan serta pasokan listrik yang belum stabil.

Aksi kejahatan pencurian baterai BTS kerap memicu kelumpuhan sinyal secara mendadak di beberapa wilayah pemukiman Muba. Pihak operator telekomunikasi membutuhkan investasi ekstra dan perencanaan matang untuk mengatasi rintangan geografis tersebut.

Bupati Toha Tohet menempatkan infrastruktur digital sebagai tulang punggung utama pelayanan publik dan penggerak roda perekonomian warga Muba. Toha menegaskan komitmennya saat menerima audiensi formal jajaran manajemen Telkom Group tersebut.

"Pelayanan publik di Muba saat ini dominan menggunakan pelayanan digital dan sistem online. Karena itu saya sangat mendukung agar masyarakat Muba mendapatkan fasilitas telekomunikasi yang semakin baik, terutama untuk pelayanan publik maupun aktivitas bisnis," ujar Toha.

Plt Kepala Dinkominfo Muba, Daud Amri bakal mengawal ketat penanganan 74 lokasi tanpa sinyal tersebut bersama jajaran teknis terkait. Beliau menggalang koordinasi lintas sektor demi mempercepat pembangunan menara pemancar baru di wilayah prioritas.


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

APKLI Perjuangan Ajak Publik Siap Hadapi Bonus Demografi 2030

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:26

Fahira Idris Apresiasi RUU Perampasan Aset Bakal Disahkan Desember

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:10

Pernyataan Budi Arie Tak Harus Menjadi Polemik

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:54

BPOM Gratiskan Izin Edar UMK Pangan Olahan

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:30

PP KMHDI Tuntut Presiden Evaluasi Kemenhut, Kemendikdasmen, dan Bakom

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:15

Menavigasi Turbulent Ocean, Menjinakkan Rivalitas Great Powers, dan Mematahkan Clash of Civilizations di Era Presiden SBY

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:00

Ketum Gibranku: Relawan Solid Kawal Prabowo-Gibran hingga 2029

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:59

Dua Tahun Warga Tegal Alur Pakai Jembatan Bambu, Dinas SDA Kena Semprot

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:42

Menguji Relevansi Teladan Rasulullah di Tengah Krisis Etika Global

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:40

Berbincang dengan Habib Rizieq

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:20

Selengkapnya