Berita

Anggota Komisi XI DPR Fraksi PKS, Amin AK. (Foto: RMOL)

Bisnis

Komisi XI DPR:

Perlambatan Ekonomi Kuartal II Masih Wajar

RABU, 05 AGUSTUS 2026 | 17:17 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Perlambatan pertumbuhan ekonomi Indonesia dari 5,61 persen pada kuartal I menjadi 5,29 persen pada kuartal II 2026, dinilai masih berada dalam batas wajar.

Anggota Komisi XI DPR Fraksi PKS, Amin AK berpandangan bahwa capaian pertumbuhan pada kuartal I terdongkrak faktor musiman, seperti Ramadan, Idulfitri, pencairan tunjangan hari raya (THR), serta meningkatnya konsumsi masyarakat.

"Ketika memasuki kuartal II, efek musiman itu berangsur normal sehingga laju pertumbuhan ikut melambat," ujar Amin kepada RMOL, Rabu 5 Agustus 2026.


Amin mengungkapkan, perlambatan ekonomi tersebut juga dipengaruhi tantangan eksternal. Menurutnya, permintaan ekspor belum sepenuhnya pulih, sementara sektor pertambangan dan industri manufaktur masih menghadapi tekanan akibat kondisi ekonomi global yang belum stabil.

"Jadi, perlambatan ini bukan semata-mata karena faktor domestik, tetapi juga dipengaruhi kondisi ekonomi global yang belum stabil,” kata Amin.

Lebih jauh, Amin menegaskan bahwa yang seharusnya menjadi fokus pemerintah saat ini tidak cukup hanya mengejar angka pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memastikan kualitas dan fondasi pertumbuhan tersebut tetap kuat.

Menurutnya, pemerintah perlu menjaga daya beli masyarakat, mempercepat realisasi investasi, memperkuat industri manufaktur dan program hilirisasi yang mampu menciptakan lapangan kerja.

“Serta mempercepat belanja pemerintah yang produktif agar memberikan efek berganda bagi perekonomian,” tandasnya.

Diberitakan RMOL sebelumnya, ekonomi RI tercatat tumbuh persen 5,29 secara tahunan (yoy) pada kuartal II-2026.

Pertumbuhan ini lebih tinggi jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yakni kuartal II/2025 yang tumbuh 5,12 persen (yoy).

Namun demikian laju pertumbuhan ini turun dari kuartal sebelumnya yang tumbuh 5,61 persen pada kuartal I-2026, atau masih menjadi yang tertinggi pasca pandemi Covid-19.

"Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan II 2026 bila dibandingkan dengan triwulan II-2025 atau secara year on year tumbuh sebesar 5,29 persen," ungkap Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik M. Edy Mahmud dalam konferensi pers Rilis Pertumbuhan Ekonomi 2025 di Kantor BPS, Jakarta, Rabu 5 Agustus 2026.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Direksi BUMN Butuh Kepastian Hukum, Bukan Kekebalan

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:59

Menkop dan Wantimpres Rocky Gerung Hadiri Pra Kongres Syarikat Islam ke-42

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:50

Kakak Kandung Ridwan Kamil Dicecar KPK soal Kasus Korupsi bjb

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:46

IHSG Menguat 1,36 Persen, Rupiah Masih Dibayangi Konflik Timur Tengah

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:38

Legislator PDIP Ungkap Sejumlah Isu yang Dibahas dalam Revisi UU Pemilu

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:21

BOP Pantura Bentukan Prabowo untuk Jaga Kawasan Pesisir

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:04

Perampasan Aset Tanpa Pemidanaan Rentan Disalahgunakan

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:56

Warek Unsoed Dicecar KPK soal Mekanisme PMB Jalur Mandiri

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:37

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah jadi Kunci

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:35

GWS Dorong UMKM jadi Ruang Perempuan Perkuat Peran Ekonomi

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:25

Selengkapnya