Berita

Ilustrasi Ada Hujan Meteor Perseid pada Agustus 2026 (Sumber: Gemini Generated Image)

Nusantara

Ada Hujan Meteor Perseid pada Agustus 2026, Catat Jadwal Puncak dan Cara Menyaksikannya

RABU, 05 AGUSTUS 2026 | 16:37 WIB | OLEH: TIFANI

Fenomena hujan meteor kembali menghiasi langit pada Agustus 2026. Peristiwa astronomi ini menjadi salah satu yang paling dinantikan setiap tahun karena dapat disaksikan langsung dengan mata telanjang tanpa memerlukan teleskop atau peralatan khusus.

Mengutip laman resmi NASA, hujan meteor yang mencapai puncaknya pada Agustus tahun ini adalah Perseid. Hujan meteor ini dikenal sebagai salah satu yang paling spektakuler karena menghasilkan puluhan meteor setiap jam dengan jejak cahaya yang terang dan panjang saat memasuki atmosfer Bumi.

Dalam kondisi langit yang cerah dan minim polusi cahaya, pengamat berpeluang melihat puluhan hingga ratusan meteor melintas sepanjang malam. Lantas, kapan puncak hujan meteor Perseid Agustus 2026 dan bagaimana cara menyaksikannya?


Apa Itu Hujan Meteor?

Berdasarkan penjelasan NASA Space Place, hujan meteor merupakan fenomena langit yang terjadi ketika bumi melintasi jalur partikel debu dan batuan kecil atau meteoroid yang tertinggal dari komet. Saat memasuki atmosfer Bumi dengan kecepatan tinggi, partikel-partikel tersebut memanas akibat gesekan dengan udara hingga berpijar. 

Cahaya yang dihasilkan itulah yang terlihat sebagai meteor atau sering disebut "bintang jatuh". Sebagian besar meteoroid berukuran sangat kecil, mulai dari butiran debu hingga sebesar batu. 

Karena ukurannya kecil, hampir semuanya habis terbakar di atmosfer sehingga tidak mencapai permukaan bumi. Setiap hujan meteor dinamai berdasarkan rasi bintang yang tampak menjadi titik asal kemunculan meteor di langit. 

Meski terlihat berasal dari satu titik, sebenarnya meteor dapat muncul di berbagai bagian langit. 

Puncak Hujan Meteor Perseid

Mengutip Time and Date, hujan meteor Perseid aktif sejak 17 Juli hingga 24 Agustus 2026. Sementara itu, puncak hujan meteor Perseid diperkirakan terjadi pada malam 12 Agustus hingga dini hari 13 Agustus 2026. 

Waktu tersebut menjadi momen terbaik untuk menikmati fenomena ini. Pada saat puncaknya, pengamat di lokasi yang gelap dan bebas polusi cahaya berpeluang menyaksikan sekitar 60 hingga 100 meteor setiap jam.

Meteor Perseid juga dikenal memiliki jejak cahaya yang panjang dan terang sehingga menjadi salah satu hujan meteor paling indah setiap tahunnya.

Cara Menyaksikan Hujan Meteor Perseid

Hujan meteor Perseid dapat diamati tanpa menggunakan teleskop maupun peralatan astronomi lainnya. Pengamatan cukup dilakukan menggunakan mata telanjang.

Agar pengalaman menyaksikan hujan meteor lebih maksimal, berikut beberapa tips yang dapat dilakukan Jika kondisi cuaca cerah, malam puncak Perseid pada 12-13 Agustus 2026 menjadi waktu terbaik untuk menikmati salah satu fenomena astronomi paling spektakuler tahun ini tanpa harus menggunakan alat bantu khusus.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Febrie Adriansyah Resmi Ajukan Gugatan Praperadilan ke PN Jaksel

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:27

Menko Polkam: Aktivitas Masyarakat Tetap Normal, Pasar dan Mal Ramai

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:26

Gelombang Reshuffle Berlanjut, Zelensky Pecat Dubes Ukraina untuk AS

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:22

Harga Garam Brebes Anjlok saat Panen Raya

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:16

Kelakuan SPPG di Ketapang: Rumah Wartawan Dikepung, Istrinya Diintimidasi

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:02

Situasi di Dalam Negeri Sangat-sangat Mantap

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:52

Laba Tergerus, Saham Lufthansa Anjlok 8 Persen

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:51

Kepemilikan Aset Tak Wajar Jadi Indikator Awal Pencucian Uang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:40

Api Membakar Lahan, Seorang Ayah Tak Pernah Pulang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:31

Koperasi Merah Putih Dinilai Jadi Penentu Implementasi Pasal 33 UUD 1945

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya