Berita

Gus Gudfan bersama dengan Gus Baha. (Foto: Istimewa)

Politik

Gus Gudfan Menguat Jelang Muktamar Ke-35 PBNU

RABU, 05 AGUSTUS 2026 | 16:11 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Dukungan terhadap Bendahara Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), H. Gudfan Arif Ghofur alias Gus Gudfan untuk menakhodai PBNU kian dekat. Menjelang Muktamar ke-35 NU yang bakal digelar bulan depan, nama Gus Gudfan melesat jadi kandidat terkuat.

Dukungan terus mengalir dari berbagai elemen Nahdliyin, mulai dari kiai-kiai sepuh, Pengurus Wilayah NU (PWNU), Pengurus Cabang NU (PCNU), hingga kalangan aktivis.

Bahkan, ulama kharismatik KH Ahmad Bahauddin Nursalim (Gus Baha) sempat menyentil garis keturunan kuat yang dimiliki Gus Gudfan. "Hla wong dia putune," cetus Gus Baha dalam sebuah kesempatan, menegaskan bahwa Gus Gudfan mengemban amanah moral serta nasab ulama dan para wali.


Secara silsilah, Gus Gudfan merupakan keturunan ke-16 Sunan Drajat dari jalur ayah dan keturunan Sunan Giri dari jalur ibu. Perpaduan dua garis Wali Songo ini membentuk karakter kepemimpinan yang berpihak pada kaum mustadh'afin (terpinggirkan) sekaligus berwawasan luas.

Pengasuh Ponpes Kauman Lasem, KH Muhammad Zaim Ahmad Ma'shoem (Gus Zaim), turut menilai Gus Gudfan sebagai figur ideal yang tumbuh dari tradisi pesantren namun adaptif terhadap tuntutan zaman.

Gus Gudfan dinilai memiliki kedalaman spiritual sekaligus kapasitas manajerial untuk memperkuat kemandirian ekonomi umat.

Profil Santri Saudagar

Kematangan spiritual alumni Pesantren Manbaul Ma'arif Denanyar dan pengamal Tarekat Naqsyabandiyah Khalidiyah ini makin lengkap dengan rekam jejaknya di dunia bisnis. Gus Gudfan dikenal sebagai pengusaha di sektor minyak dan gas (migas), petrokimia, hingga pertambangan batu bara.

Pengalaman di dunia usaha tersebut dinilai menjadi modal vital dalam mendongkrak kemandirian finansial warga NU dan organisasi di abad keduanya.

Di internal organisasi, rekam jejak kaderisasi Gus Gudfan terbilang matang. Ia meniti karier dari bawah mulai dari Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), Bendahara PP Pagar Nusa, Bendahara RMI PWNU Jawa Timur, hingga dipercaya menjadi Bendahara Umum PBNU.

Kombinasi antara nasab para wali, integritas tradisi santri, dan profesionalisme bisnis menjadikan figur "santri saudagar" ini dinilai siap membawa PBNU makin berkibar di kancah nasional maupun global.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Gibran Tanpa Ijazah

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:26

Prabowo dan Presiden FIFA Bakal Saksikan Laga Indonesia Versus Thailand

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:07

GPNN: Listyo Berhasil Ubah Kultur Kerja Polri

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:47

Wantimpres Bukan Sekadar Membenarkan Keputusan Kekuasaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:20

Indonesia Akhiri Asian Games 2026 dengan 5 Emas

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:03

95 Persen Aspirasi Buruh Diklaim Masuk RUU Ketenagakerjaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:45

DPR Yakin Merger BUMN Mampu Dongkrak Dividen

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:19

Putusan Sidang Etik Mantan Kasat Reskrim Jakpus Dipertanyakan Kuasa Hukum

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:56

Densus 88 Sikat 11 Tersangka Terorisme di Enam Provinsi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:35

Ketum PPP Targetkan Satu Fraksi di DPRD Surabaya pada Pemilu 2029

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:23

Selengkapnya