Berita

Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. (Foto: RMOL)

Politik

Kasus Febrie Momentum Bersih-Bersih Aparat Penegak Hukum

RABU, 05 AGUSTUS 2026 | 16:10 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Penetapan eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah sebagai tersangka dugaan korupsi dan TPPU dinilai menjadi momentum penting untuk membenahi aparat penegak hukum secara menyeluruh.

Menurut mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad, persoalan terbesar dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia justru berada pada kualitas dan integritas aparat penegak hukum. 

Karena itu, pembenahan institusi penegak hukum harus menjadi prioritas apabila pemerintah ingin mewujudkan pemberantasan korupsi yang benar-benar efektif.


Menurut Abraham, wacana pemberantasan korupsi tidak akan membuahkan hasil apabila aparat penegak hukum yang menjalankan proses penegakan hukum masih menyisakan berbagai persoalan.

"Jadi kalau kita ingin berkoar-koar tentang pemberantasan korupsi di negeri kita, maka yang pertama-tama harus kita benahi adalah aparat penegak hukumnya," ujar Abraham lewat kanal Youtube miliknya, Rabu, 5 Agustus 2026.

Ia menilai persoalan tersebut tidak hanya terjadi pada satu lembaga, melainkan hampir seluruh institusi penegak hukum yang memiliki kewenangan menangani perkara korupsi.

Menurutnya, berbagai masalah masih ditemukan di lingkungan pengadilan, kejaksaan, kepolisian, bahkan di tubuh KPK sendiri. Kondisi itu menjadi tantangan besar yang harus segera diselesaikan agar proses penegakan hukum dapat berjalan secara profesional dan bebas dari kepentingan.

"Oleh karena itu, PR terberat kita jika ingin melakukan pemberantasan korupsi tanpa pandang bulu adalah membenahi terlebih dahulu aparat penegak hukumnya," pungkasnya.



Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Febrie Adriansyah Resmi Ajukan Gugatan Praperadilan ke PN Jaksel

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:27

Menko Polkam: Aktivitas Masyarakat Tetap Normal, Pasar dan Mal Ramai

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:26

Gelombang Reshuffle Berlanjut, Zelensky Pecat Dubes Ukraina untuk AS

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:22

Harga Garam Brebes Anjlok saat Panen Raya

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:16

Kelakuan SPPG di Ketapang: Rumah Wartawan Dikepung, Istrinya Diintimidasi

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:02

Situasi di Dalam Negeri Sangat-sangat Mantap

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:52

Laba Tergerus, Saham Lufthansa Anjlok 8 Persen

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:51

Kepemilikan Aset Tak Wajar Jadi Indikator Awal Pencucian Uang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:40

Api Membakar Lahan, Seorang Ayah Tak Pernah Pulang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:31

Koperasi Merah Putih Dinilai Jadi Penentu Implementasi Pasal 33 UUD 1945

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya