Berita

Ketua Komisi II DPRD Brebes, Tobidin Sarjum yang turun berdialog langsung dengan petani di areal tambak garam. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Harga Garam Brebes Anjlok saat Panen Raya

Investor Disiapkan Jadi Penyangga
RABU, 05 AGUSTUS 2026 | 14:16 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Petani garam di Brebes mengeluhkan anjloknya harga garam di tengah panen raya. Mereka berharap ada pasar yang mampu menyerap hasil produksi mereka.

Bagi petani tambak garam di Desa Krakahan, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, melimpahnya produksi seharusnya menjadi kabar baik. Namun ketika hasil panen meningkat dan harga turun, pendapatan petani justru ikut tertekan.

Persoalan itu menjadi perhatian Ketua Komisi II DPRD Brebes, Tobidin Sarjum yang turun berdialog langsung dengan petani di areal tambak garam.


Dikutip dari RMOLJateng, Rabu 5 Agustus 2026, dialog yang diinisiasi Dinas Perikanan Kabupaten Brebes tersebut tidak hanya membahas harga. Lebih jauh, petani membutuhkan kepastian bahwa garam yang mereka hasilkan memiliki tempat untuk diserap ketika panen raya tiba.

Menurut Tobidin, persoalan tata niaga menjadi salah satu kunci untuk menjaga keberlangsungan usaha petani garam Brebes. Produksi yang tinggi tidak akan banyak membantu apabila hasil panen tidak terserap dengan harga yang memberikan keuntungan layak.

Harapan itu mulai diarahkan pada kerja sama Pemkab Brebes dengan investor yang disebut siap membeli hasil produksi garam rakyat. Panen petani nantinya direncanakan ditampung di gudang penyimpanan yang berada di Kecamatan Bulakamba.

Bagi petani, keberadaan gudang bukan sekadar tempat menyimpan garam. Fasilitas tersebut diharapkan menjadi bagian dari sistem penyerapan hasil panen sehingga produksi yang melimpah tidak langsung berhadapan dengan tekanan harga di pasar.

Skema penyerapan tersebut juga membuka harapan agar petani memiliki kepastian pasar ketika panen raya garam berlangsung. Dengan pasar yang lebih jelas, petani diharapkan tidak terus berada pada posisi yang lemah ketika produksi sedang melimpah.

Brebes sendiri memiliki potensi sebagai salah satu daerah penghasil garam. Garam rakyat Brebes disebut memiliki kualitas yang mampu memenuhi standar nasional dan dinilai dapat bersaing dengan garam dari sentra produksi lainnya, termasuk Madura dan Kabupaten Pati.

Kepala Desa Krakahan, Sugeng Heni Setiapuji, mengapresiasi dialog antara DPRD Brebes dan petani tambak garam. Ia berharap pertemuan tersebut tidak berhenti sebagai pembahasan, tetapi menghasilkan solusi konkret yang mampu mendongkrak harga garam rakyat dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Pada akhirnya, persoalan petani garam Brebes bukan hanya tentang bagaimana menghasilkan garam sebanyak-banyaknya. Ada persoalan lain yang tidak kalah penting, yakni bagaimana hasil panen tersebut terserap, memiliki pasar, dan memberikan penghasilan yang layak bagi mereka yang bekerja di balik setiap butir garam.

Penguatan tata niaga, perluasan akses pasar, kepastian pembelian, dan keberadaan gudang penyimpanan diharapkan menjadi jalan keluar. Saat panen raya kembali datang, petani garam Brebes tentu tidak hanya membutuhkan garam yang melimpah, tetapi juga kepastian bahwa hasil kerja mereka memiliki nilai yang layak.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Febrie Adriansyah Resmi Ajukan Gugatan Praperadilan ke PN Jaksel

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:27

Menko Polkam: Aktivitas Masyarakat Tetap Normal, Pasar dan Mal Ramai

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:26

Gelombang Reshuffle Berlanjut, Zelensky Pecat Dubes Ukraina untuk AS

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:22

Harga Garam Brebes Anjlok saat Panen Raya

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:16

Kelakuan SPPG di Ketapang: Rumah Wartawan Dikepung, Istrinya Diintimidasi

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:02

Situasi di Dalam Negeri Sangat-sangat Mantap

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:52

Laba Tergerus, Saham Lufthansa Anjlok 8 Persen

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:51

Kepemilikan Aset Tak Wajar Jadi Indikator Awal Pencucian Uang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:40

Api Membakar Lahan, Seorang Ayah Tak Pernah Pulang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:31

Koperasi Merah Putih Dinilai Jadi Penentu Implementasi Pasal 33 UUD 1945

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya