Berita

Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di kediaman pribadi Presiden, Hambalang, Kabupaten Bogor. (Foto: Istimewa)

Politik

Publik Menunggu Keputusan Prabowo Ganti Kapolri

RABU, 05 AGUSTUS 2026 | 12:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Isu pergantian Kapolri kembali menghangat setelah Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) Aries Marsudiyanto memberikan pernyataan yang dinilai membuka ruang spekulasi mengenai kemungkinan adanya pergantian pimpinan Polri.

Pengamat intelijen dan geopolitik Amir Hamzah menilai, isu pergantian Kapolri tidak bisa dipisahkan dari perkembangan politik dan penegakan hukum dalam beberapa waktu terakhir.

Amir menyoroti mencuatnya kasus yang melibatkan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah, yang dalam narasi yang disampaikan disebut telah digeledah oleh Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipidkor) Polri dan kemudian menjadi tersangka serta ditahan oleh KPK.


Menurut Amir, rangkaian peristiwa tersebut telah memunculkan persepsi publik mengenai adanya dinamika antarlembaga penegak hukum.

“Dalam perspektif intelijen, yang harus diamati bukan hanya proses hukumnya, tetapi juga perubahan konfigurasi kekuasaan yang mungkin terjadi setelah peristiwa tersebut,” kata Amir, dikutip Rabu 5 Agustus 2026.

Amir menilai setiap pergantian pejabat pada level strategis, termasuk Kapolri, selalu berkaitan dengan kebutuhan konsolidasi pemerintahan.

Menurutnya, dalam teori intelijen negara, Presiden Prabowo Subianto memerlukan jajaran pimpinan institusi keamanan yang memiliki kesamaan visi terhadap agenda pemerintahan.

“Hal itu merupakan praktik yang lazim dalam sistem pemerintahan mana pun,” kata Amir.

Ia menambahkan bahwa apabila nantinya benar terjadi pergantian Kapolri, langkah tersebut dapat dibaca sebagai bagian dari penyelarasan kebijakan keamanan nasional dengan agenda Presiden.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Periksa Sejumlah Pejabat BPK di Kasus Suap Audit Pemkab Muara Enim

Senin, 14 September 2026 | 14:27

Pembukaan Rekening Massal Bikin Fiskal Pemerintah Makin Tertekan

Senin, 14 September 2026 | 14:26

Menteri Haji Minta Jemaah Bersiap, Biaya Haji Ditargetkan Tuntas Sepekan

Senin, 14 September 2026 | 14:16

Pembunuh Wanita Muda di Kamar Hotel di Tanah Abang Dibekuk

Senin, 14 September 2026 | 14:12

Megaproyek Northern Metropolis Ambisi Hong Kong Cetak Pusat Ekonomi Baru

Senin, 14 September 2026 | 14:09

Dolar AS Jadi Aset Paling Aman Setahun ke Depan

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mantan Aspri Ridwan Kamil Dipanggil KPK

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mobil Listrik China Mulai Jadi Favorit, JAECOO dan BYD Adu Penjualan

Senin, 14 September 2026 | 13:56

Kemenhaj Kawal Keberangkatan 282 Jemaah Umrah PT AAT Mulai 15 September

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Kenaikan Harga Cabai Tak Picu Inflasi di Jakarta

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Selengkapnya