Berita

Tokoh dan aktivis mahasiswa se-Malang Raya. (Foto: Generasi Emas Institute)

Nusantara

Aktivis Muda Se-Malang Raya Dukung Kehadiran Generasi Emas Institute

SELASA, 04 AGUSTUS 2026 | 23:15 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Antusias tinggi ditunjukkan oleh puluhan tokoh dan aktivis mahasiswa se-Malang Raya yang hadir dalam agenda Focus Group Discussion (FGD) bertajuk 'Bonus Demografi dan Masa Depan Demokrasi Indonesia' di Kota malang, Senin Sore, 3 Agustus 2026. 

FGD yang digelar Generasi Emas Institute itu menampung bermacam perspektif dan gagasan anak muda.

Arki, seorang peserta dan pimpinan organisasi ekstra kampus yang sedang menempuh studi S2 di Universitas Brawijaya menyoroti bila sudah saatnya kaum muda tidak lagi menjadi objek politik yang dimanfaatkan setiap 5 tahun.


Untuk itu, kehadiran Generasi Emas Institute dinilai penting sebagai bagian dari wadah perjuangan kaum muda dalam membangun masa depan demokrasi di Indonesia.

“Pertama, kami sangat senang dan menyambut baik kedatangan Founder Generasi Emas Institute, Mas Pangeran Mangkubumi beserta tim di Kota Malang,” ucap Arki dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Selasa, 4 Agustus 2026.

“Kami akan mendukung penuh dan siap menjadikan Generasi Emas Institute wadah perjuangan kaum muda untuk membangun masa depan demokrasi indonesia,” tambahnya.

Sementara itu, seorang aktivis senior Malang Corruption Watch (MCW) AR Sofyan yang juga menjadi salah satu pemateri memaparkan data yang menunjukkan bahwa  sebagian besar kaum muda hari ini terkena fenomena “latah”. 

Menurut Sofyan banyak yang melek politik namun minim literasi politik. Oleh karena itu ia mendukung adanya Generasi Emas Institute sebagai wadah yang dapat mengembangkan literasi politik di Indonesia.

“Ya hari ini banyak kaum muda yang latah, mereka bergerak namun tidak mengetahui substansi gerakannya karena minim literasi,” kata Sofyan.

Kota Malang menjadi kota ke 3 yang dikunjungi oleh Generasi Emas Institute setelah sebelumnya hadir di Jakarta dan Bandung, Jawa Barat. 

Rencananya, Generasi Emas Institute akan hadir di Yogyakarta dan Semarang untuk kembali mengadakan FGD dengan isu isu kaum muda dan masa depan Indonesia.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Tumbuhkan Mimpi Puluhan Anak Nelayan Cilincing Lewat Nobar Film

Senin, 14 September 2026 | 03:18

Sejumlah Alutsista TNI Gercep Sisir Korban KM Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 02:55

Kesehatan di Tepi Republik

Senin, 14 September 2026 | 02:29

Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Bukti Kepercayaan Dunia Usaha Terus Menguat

Senin, 14 September 2026 | 01:54

Terpilih jadi Ketum HPK Kosgoro 1957, Eric Hermawan Langsung Tancap Gas Konsolidasi

Senin, 14 September 2026 | 01:24

Abu Vulkanik Berbahaya bagi Air dan Ikan, Begini Penjelasannya

Senin, 14 September 2026 | 00:55

KDM Dinilai Lebih Utamakan Pencitraan Ketimbang Solusi Defisit APBD Jabar

Senin, 14 September 2026 | 00:33

Menuju HUT ke-81, Panglima TNI Buka Rangkaian 72 Lomba Open Turnamen

Senin, 14 September 2026 | 00:11

SOKSI Siap Tempuh Jalur Hukum Gugat 'Bocor Alus Tempo'

Minggu, 13 September 2026 | 23:48

Asta Cita, Zakat, dan Jalan Baru Mengentaskan Kemiskinan

Minggu, 13 September 2026 | 23:24

Selengkapnya