Berita

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal. (Foto: RMOLLampung)

Politik

Gubernur Mirza Terbang ke China Saksikan Langsung Peluncuran Satelit Lampung-1

SELASA, 04 AGUSTUS 2026 | 22:16 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

 Peluncuran Satelit Lampung-1 yang akan berlangsung di Shandong, China pada Rabu, 5 Agustus 2026 akan dihadiri Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal.

Peluncuran tersebut menjadi tonggak penting bagi Provinsi Lampung dalam pemanfaatan teknologi satelit untuk mendukung pembangunan berbasis data melalui penginderaan jauh dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

Lampung-1 merupakan bagian dari misi OSE Hyperspectral Twin Satellites yang dikembangkan STAR.VISION Aerospace bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Lampung dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).


Gubernur yang akrab disapa Mirza itu mengatakan akan didampingi Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Lampung Mulyadi Irsan serta Direktur Utama BUMD PT Lampung Jasa Utama (LJU), Oktavianus Yulia.

"Iya, besok menyaksikan langsung, didampingi Asisten II dan Dirut PT LJU," kata Mirza kepada Kantor Berita RMOLLampung, Selasa, 4 Agustus 2026.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan menegaskan kerja sama peluncuran Satelit Lampung-1 tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

"Betul, program ini tidak dibiayai APBD. Ini merupakan hasil kolaborasi dengan BRIN dan sinergi yang dibangun Pak Gubernur sehingga STAR.VISION memberikan kepercayaan menjadikan salah satu satelit dalam misi ini bernama Lampung-1," ujar Marindo.

Menurut Marindo, program tersebut merupakan inisiatif Gubernur Rahmat Mirzani Djausal bersama Wakil Gubernur Jihan Nurlela sejak awal masa kepemimpinan mereka untuk menghadirkan teknologi satelit sebagai pendukung pembangunan daerah.

Ia menjelaskan, Lampung-1 bukan merupakan aset milik Pemerintah Provinsi Lampung, melainkan milik STAR.VISION Aerospace. Pemprov Lampung bersama BRIN hanya memanfaatkan data dan teknologi yang dihasilkan satelit tersebut.

Data citra satelit yang dipadukan dengan teknologi AI akan dimanfaatkan untuk mendukung sektor pertanian, irigasi, perikanan, kelautan, pembangunan jalan, infrastruktur, hingga mitigasi bencana.

Marindo menambahkan, manfaat teknologi tersebut tidak hanya dirasakan Pemerintah Provinsi Lampung, tetapi juga pemerintah kabupaten/kota, petani, nelayan, dan masyarakat luas.

Ia juga menyebut penamaan salah satu satelit sebagai Lampung-1 merupakan bentuk kepercayaan sekaligus apresiasi STAR.VISION Aerospace kepada Pemerintah Provinsi Lampung.

"Yang membanggakan, Pak Gubernur mampu meyakinkan mitra sehingga satelit ini diberi nama Lampung-1. Ini merupakan bentuk penghargaan sekaligus kepercayaan kepada Provinsi Lampung," katanya.

Meski demikian, Marindo memastikan pemanfaatan data satelit tetap berada di bawah pengawasan BRIN. Pemerintah daerah hanya dapat mengakses data yang berkaitan dengan pelayanan publik sesuai ketentuan yang berlaku.

"Ada batasan yang ditetapkan BRIN mengenai data yang dapat dimanfaatkan. BRIN juga punya satelit sendiri, jadi saling support dengan BRIN. Pemprov hanya memanfaatkan teknologi dan data yang berkaitan langsung dengan pelayanan publik, seperti pertanian, kelautan, perikanan, dan pembangunan," pungkasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Periksa Sejumlah Pejabat BPK di Kasus Suap Audit Pemkab Muara Enim

Senin, 14 September 2026 | 14:27

Pembukaan Rekening Massal Bikin Fiskal Pemerintah Makin Tertekan

Senin, 14 September 2026 | 14:26

Menteri Haji Minta Jemaah Bersiap, Biaya Haji Ditargetkan Tuntas Sepekan

Senin, 14 September 2026 | 14:16

Pembunuh Wanita Muda di Kamar Hotel di Tanah Abang Dibekuk

Senin, 14 September 2026 | 14:12

Megaproyek Northern Metropolis Ambisi Hong Kong Cetak Pusat Ekonomi Baru

Senin, 14 September 2026 | 14:09

Dolar AS Jadi Aset Paling Aman Setahun ke Depan

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mantan Aspri Ridwan Kamil Dipanggil KPK

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mobil Listrik China Mulai Jadi Favorit, JAECOO dan BYD Adu Penjualan

Senin, 14 September 2026 | 13:56

Kemenhaj Kawal Keberangkatan 282 Jemaah Umrah PT AAT Mulai 15 September

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Kenaikan Harga Cabai Tak Picu Inflasi di Jakarta

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Selengkapnya