Berita

Mata uang rupiah. (Foto: RMOL/Alifia Dwi)

Bisnis

Jelang Rilis Pertumbuhan Ekonomi RI Kuartal II-2026

Rupiah Anjlok ke Rp18.027 per Dolar AS

SELASA, 04 AGUSTUS 2026 | 15:20 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Nilai tukar (kurs) rupiah ditutup melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa sore, 4 Agustus 2026, menjelang rilis data pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II-2026.

Mengutip data Bloomberg, rupiah ditutup turun 30 poin atau 0,17 persen ke level Rp18.027 per dolar AS.

Pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan, pasar mengantisipasi perlambatan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2026 dibandingkan capaian 5,6 persen pada kuartal sebelumnya.


"Sikap hati-hati masih mewarnai pasar menjelang rilis data PDB kuartal kedua pada hari Rabu, mengingat pasar mengantisipasi pertumbuhan yang lebih lambat dibandingkan lonjakan 5,6 persen pada kuartal sebelumnya," kata Ibrahim dalam riset hariannya sore ini.

Menurutnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa juga telah memproyeksikan pertumbuhan ekonomi kuartal II-2026 akan berada di bawah 5,6 persen, namun tidak jauh dari 5,4 persen.

"Perlambatan ekonomi disebabkan oleh tekanan eksternal seperti harga minyak mentah yang tinggi, eskalasi geopolitik, dan capital outflow dari pasar keuangan domestik," kata Ibrahim.

"Pemerintah berencana mengeluarkan paket stimulus baru, termasuk insentif untuk kendaraan bermotor listrik berbasis baterai, untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di semester II/2026," sambungnya.

Ibrahim juga menyoroti defisit neraca perdagangan Indonesia pada Juni 2026 sebesar 450 juta dolar AS serta menyusutnya cadangan devisa menjadi 145 miliar dolar AS. 

"Ini artinya cadangan devisa RI telah turun hingga mencapai 11 miliar dolar AS," kata Ibrahim.

Selain menanti data pertumbuhan ekonomi, pelemahan rupiah, kata Ibrahim juga dipengaruhi penguatan indeks dolar AS yang dipicu ketidakpastian geopolitik.

"Presiden AS Donald Trump pada hari Minggu menyatakan bahwa ia menunda serangan baru terhadap Iran sembari menunggu perundingan yang sedang berlangsung untuk mengakhiri konflik dan menyelesaikan sengketa terkait kendali atas Selat Hormuz yang strategis," kata Ibrahim.

Namun, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei segera menepis klaim Trump tersebut dengan menyatakan bahwa tidak ada negosiasi yang sedang berlangsung dengan AS maupun pertemuan yang dijadwalkan.

Ia pun memprediksi pergerakan Rupiah pada Rabu 5 Agustus 2026 akan kembali melemah.

"Untuk perdagangan besok, mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah direntang Rp18.030-Rp18.080," tandas Ibrahim.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

UPDATE

Tumbuhkan Mimpi Puluhan Anak Nelayan Cilincing Lewat Nobar Film

Senin, 14 September 2026 | 03:18

Sejumlah Alutsista TNI Gercep Sisir Korban KM Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 02:55

Kesehatan di Tepi Republik

Senin, 14 September 2026 | 02:29

Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Bukti Kepercayaan Dunia Usaha Terus Menguat

Senin, 14 September 2026 | 01:54

Terpilih jadi Ketum HPK Kosgoro 1957, Eric Hermawan Langsung Tancap Gas Konsolidasi

Senin, 14 September 2026 | 01:24

Abu Vulkanik Berbahaya bagi Air dan Ikan, Begini Penjelasannya

Senin, 14 September 2026 | 00:55

KDM Dinilai Lebih Utamakan Pencitraan Ketimbang Solusi Defisit APBD Jabar

Senin, 14 September 2026 | 00:33

Menuju HUT ke-81, Panglima TNI Buka Rangkaian 72 Lomba Open Turnamen

Senin, 14 September 2026 | 00:11

SOKSI Siap Tempuh Jalur Hukum Gugat 'Bocor Alus Tempo'

Minggu, 13 September 2026 | 23:48

Asta Cita, Zakat, dan Jalan Baru Mengentaskan Kemiskinan

Minggu, 13 September 2026 | 23:24

Selengkapnya