Berita

Presiden AS Donald Trump (Foto: White House)

Global

Trump Beri Kesempatan Terakhir untuk Iran

SELASA, 04 AGUSTUS 2026 | 14:51 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan ultimatum baru kepada Iran dengan menyatakan akan memberikan kesempatan terakhir bagi Teheran untuk mencapai kesepakatan sebelum Washington mengambil langkah militer yang lebih keras. 

Berbicara kepada wartawan di Ruang Oval Gedung Putih pada Senin waktu setempat, 3 Agustus 2026, Trump mengklaim komunikasi dengan Iran masih berlangsung melalui dukungan sejumlah negara kawasan Teluk. 

"Kami berbicara atas permintaan Iran, dengan dukungan Arab Saudi, Uni Emirat Arab, terutama Qatar, serta beberapa pihak lainnya. Saya ingin memberikan setiap kesempatan terakhir kepada mereka sebelum melakukan pemenggalan kepemimpinan," kata dia. 


Trump juga bersikeras bahwa dialog antara Washington dan Teheran belum berakhir. 

Menurut Trump, pembicaraan akan dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama difokuskan pada pembukaan kembali Selat Hormuz agar jalur pelayaran internasional kembali normal, sementara tahap kedua menyangkut kemampuan nuklir Iran. 

"Kami sedang membicarakan Selat Hormuz, pembukaannya, agar benar-benar terbuka mulai besok. Itu tahap pertama. Tahap kedua, kami akan membahas kapasitas nuklir," jelasnya. 

Trump juga menegaskan bahwa Amerika Serikat tidak akan membiarkan Iran memungut biaya dari kapal-kapal yang melintasi selat tersebut. 

"Tidak akan ada pungutan. Kami sama sekali tidak membicarakan pungutan," tegas Trump.

Selain menyinggung isu keamanan, Trump turut mengaitkan penyelesaian konflik dengan stabilitas harga energi dunia. 

Dia meyakini harga minyak akan turun setelah persoalan dengan Iran selesai, sembari mengkritik keuntungan besar perusahaan energi Amerika. 

"Ketika ada perusahaan yang meraih keuntungan 12 kali lipat dibanding tahun sebelumnya, mereka seharusnya mengembalikan sebagian keuntungan itu kepada masyarakat dan menurunkan harga bagi konsumen. Keuntungannya terlalu besar," ujarnya.

Namun, klaim Trump langsung dibantah Teheran. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei menegaskan negaranya tidak sedang berunding dengan Amerika Serikat. 

"Kami tidak sedang melakukan perundingan dengan Amerika Serikat," ungkap Baghaei.

Dia menjelaskan bahwa pembahasan dengan Oman saat ini hanya bertujuan membuka jalur sementara di Selat Hormuz.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Keempat Kalinya Indonesia Jadi Tuan Rumah PENSA 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:25

OMC Bantu Sejukkan Jakarta

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:02

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

TVRI dan PIM Jajaki Kolaborasi Angkat Kiprah Perempuan Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:23

KNMP Kota Sorong Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:00

Modal Asing Kabur Imbas Sentimen MSCI, BI Jamin Likuiditas Rupiah Memadai

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:16

BSI Himpun Dana Tabungan Haji Rp18 Triliun, Nasabah Gen Z Naik 30 Persen

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:15

Wilayah Berdekatan, Mengapa Jakarta Lebih Panas Saat Bogor Masih Diguyur Hujan?

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:03

KemenHAM Tampilkan Peta Pemenuhan Hak Dasar Hingga Tingkat Desa Berbasis Digital

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:35

Selengkapnya