Berita

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: Dok Kemenkeu)

Bisnis

Purbaya Klaim Suntikan Dana SAL ke Perbankan Dongkrak Penjualan Mobil dan Motor

SELASA, 04 AGUSTUS 2026 | 14:28 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan kebijakan pemerintah memperkuat likuiditas perbankan melalui penempatan dana di bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) mulai membuahkan hasil. Salah satu dampaknya, penjualan mobil dan sepeda motor disebut kembali menunjukkan tren pemulihan.

Menurut Purbaya, berbagai indikator ekonomi masih terjaga, mulai dari konsumsi masyarakat, mobilitas, hingga penjualan kendaraan bermotor yang mulai meningkat.

"Penjualan mobil terus menunjukkan tren positif dengan keyakinan masyarakat yang membaik dan daya beli yang terjaga," ujar Purbaya dalam pembukaan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di ICE BSD, Tangerang, Selasa, 4 Agustus 2026.


Purbaya mengatakan pemerintah memantau perkembangan ekonomi setiap bulan untuk mengantisipasi potensi perlambatan. Salah satu indikator yang menjadi perhatian adalah penjualan mobil dan sepeda motor yang sempat melemah pada April hingga Mei sebelum kembali meningkat pada Juni.

Ia menilai pemulihan tersebut tidak terjadi secara kebetulan. Pemerintah, kata dia, sebelumnya mengevaluasi efektivitas penempatan dana sebesar Rp200 triliun dari rekening pemerintah di Bank Indonesia ke perbankan pada awal tahun untuk menjaga likuiditas.

"Banyak orang bilang itu enggak ada gunanya. Kalau ada yang ngomong begitu, Anda harus mengerti bahwa dia enggak mengerti ekonomi. Karena begitu kita gelontorkan (penempatan dana di Bank Himbara), ini mulai naik nih (penjualan mobil)," tutur Purbaya.

Lebih lanjut, Purbaya mengungkapkan pada pertengahan Juni perbankan kembali menyampaikan kekhawatiran terkait tekanan likuiditas. Pemerintah kemudian memutuskan mempertahankan penempatan dana Rp200 triliun hingga akhir tahun dan menambah Rp200 triliun lagi, sehingga total dana yang ditempatkan mencapai Rp400 triliun.

"Mungkin akan saya perpanjang sampai tahun depan. Terus saya tambah lagi Rp200 triliun dari uang saya yang ada di BI yang nganggur. Itu untuk memastikan daya beli masyarakat terjaga dan sistem finansial kita bisa mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat," tegasnya.

Dengan tambahan likuiditas tersebut, Purbaya optimis aktivitas ekonomi akan terus membaik, termasuk penjualan kendaraan bermotor.

"Harusnya sekarang sih (penjualan) mobil, motor sudah mulai recover," tandasnya.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) , penjualan mobil nasional di sepanjang Juni 2026 tumbuh dua digit mencapai 32,9 persen secara tahunan (yoy) atau sebesar 77.550 unit dibandingkan Juni 2025 yang hanya mencapai 58.363 unit. 

Melansir data dari asosiasi industri otomotif tersebut, di sepanjang enam bulan berjalan tahun ini (Januari-Mei 2026) penjualan mobil secara wholesales atau dari pabrikan ke dealer di dalam negeri juga menunjukkan tren positif.  

Gaikindo mencatat terjadi kenaikan hingga 16 persen atau 436.564 unit dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya mencapai 376.707 unit. 

Sementara itu berdasarkan data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) penjualan kendaraan roda dua ikut meningkat pada Juni 2026 mencapai 515.136 unit, angka ini naik 7,46 persen dari penjualan Mei 2026 sebanyak 479.388 unit. Jika dibandingkan dengan penjualan pada periode yang sama tahun lalu, penjualan motor pada Juni mencatatkan kenaikan sebesar 1,14 persen.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

BKSAP DPR Dukung Menlu Arrmanatha Perkuat Diplomasi Bebas Aktif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:26

Korea Utara Uji Coba Rudal Berteknologi AI, Terbang Sejauh 1.000 Km

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:10

Kuota Internet Kok Masih Hangus? Ini Penjelasan Komdigi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:01

Banggar DPR Tekankan Disiplin Fiskal di Tengah Belanja Negara Rp4.106 Triliun

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:53

RUU Migas Ditargetkan Rampung 22 Oktober, DPR Ingatkan Pembahasan Harus Cermat

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:13

Kemenko PM Dorong Kolaborasi Dunia Usaha untuk Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:09

Rangkap Jabatan Bahlil Harus Dimaksimalkan untuk Selaraskan Kebijakan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:05

KPK Ungkap Ada Setoran dari Kantah ke Tingkat Pusat ATR/BPN

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:36

Sequis Life Digugat Rp1,27 Miliar ke PN Jakarta Selatan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:28

AS Usir Dua Delegasi Iran Setelah Sidang Umum PBB

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:17

Selengkapnya