Berita

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: Alifia)

Bisnis

Purbaya Bantah Pemerintah akan Kontrol BI

SELASA, 04 AGUSTUS 2026 | 13:17 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantah tudingan pemerintah berencana mengendalikan Bank Indonesia (BI). 

Bendahara negara itu juga membantah isu yang menyebut bank sentral akan dimasukkan ke dalam struktur kabinet dan berada di bawah kementerian.

“Enggak, yang bilang siapa? Nanti kita lihat lah perkembangannya seperti apa,” ujar Purbaya usai konferensi pers hasil rapat berkala Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) III Tahun 2026 di Kantor LPS, Jakarta, dikutip Selasa 4 Agustus 2026.


Purbaya menilai, di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan, pemerintah  tidak akan mengubah sistem yang telah berjalan. Fokus utama saat ini adalah memperkuat koordinasi dan meningkatkan kinerja antarotoritas, baik fiskal maupun moneter.

“Ketika keadaan seperti ini, kurang baik mengubah sistem yang ada, yang penting adalah perbaiki kinerjanya kita semua itu. Kita lebih dekat dengan BI, OJK, LPS, dan keuangan supaya kebijakannya lebih sinergis,” kata Purbaya.

Sebelumnya, ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Dipo Satria Ramli menilai adanya sinyal pemerintah ingin memperbesar kontrol terhadap BI setelah pengunduran diri Perry Warjiyo sebagai Gubernur BI.

Dipo menyoroti keterlibatan Presiden Prabowo Subianto dalam memimpin rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Istana, yang juga dihadiri Danantara serta pimpinan DPR.

“Saya rasa sampai hari ini sinyal yang diberikan pemerintah adalah memang pemerintah mau kontrol Bank Indonesia lebih,” kata Dipo dalam diskusi CORE Mid-Year Economic Review 2026 di Jakarta, Rabu 29 Juli 2026.

Menanggapi keraguan terkait independensi BI pascarapat KSSK di Istana, Purbaya mengaku pernah mempertanyakan keikutsertaan DPR dalam forum tersebut.

Menurutnya, DPR menjalankan fungsi pengawasan sebagai lembaga legislatif, sebagaimana selama ini juga dilakukan terhadap Presiden maupun para menteri.

Purbaya menilai kehadiran pihak lain dalam rapat KSSK tidak menjadi persoalan selama seluruh proses berlangsung secara terbuka.

“Ini kalau dijalankan secara transparan enggak masalah,” pungkas Purbaya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Keempat Kalinya Indonesia Jadi Tuan Rumah PENSA 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:25

OMC Bantu Sejukkan Jakarta

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:02

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

TVRI dan PIM Jajaki Kolaborasi Angkat Kiprah Perempuan Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:23

KNMP Kota Sorong Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:00

Modal Asing Kabur Imbas Sentimen MSCI, BI Jamin Likuiditas Rupiah Memadai

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:16

BSI Himpun Dana Tabungan Haji Rp18 Triliun, Nasabah Gen Z Naik 30 Persen

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:15

Wilayah Berdekatan, Mengapa Jakarta Lebih Panas Saat Bogor Masih Diguyur Hujan?

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:03

KemenHAM Tampilkan Peta Pemenuhan Hak Dasar Hingga Tingkat Desa Berbasis Digital

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:35

Selengkapnya