Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Politik

Pemerintah Diminta Perkuat Ketahanan Pangan dan Air Hadapi Ancaman El Nino

SELASA, 04 AGUSTUS 2026 | 12:49 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah diminta agar meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi dampak fenomena El Nino yang dapat memicu kekeringan berkepanjangan, mengganggu produksi pangan, serta mengancam ketersediaan air bersih di berbagai daerah.

“El Nino menjadi tantangan terhadap ketahanan pangan nasional, keberlanjutan sektor pertanian, hingga kesejahteraan masyarakat. Karena itu, pemerintah perlu mengambil langkah yang terukur, cepat, dan terintegrasi agar dampaknya dapat diminimalkan,” kata Anggota Komisi IV DPR RI, Nevi Zuairina, Selasa, 4 Agustus 2026.

Menurut legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS) asal Sumbar II ini, langkah pertama yang harus menjadi perhatian adalah memperkuat ketahanan pangan dan sumber daya air.


“Pemerintah perlu mempercepat diversifikasi pangan dengan mendorong pengembangan komoditas yang lebih tahan terhadap kekeringan, seperti sorgum, jagung, dan ubi, terutama di luar Pulau Jawa,” ungkapnya.

Selain itu, lanjutnya, cadangan beras pemerintah harus tetap terjaga disertai operasi pasar apabila diperlukan untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan.

Di sektor air, Nevi mendorong percepatan pembangunan embung, sumur resapan, rehabilitasi jaringan irigasi, serta distribusi air bersih ke wilayah yang mengalami kekeringan melalui koordinasi antara pemerintah daerah, BPBD, dan kementerian terkait.

“Kita tidak boleh menunggu sampai krisis terjadi. Ketahanan pangan dan ketersediaan air harus dipersiapkan sejak dini agar masyarakat tetap terlindungi ketika dampak El Nino semakin terasa,” ujar Nevi.

Ia juga menekankan pentingnya keberpihakan kepada petani dan nelayan melalui penyediaan subsidi benih, bantuan pompa air, penguatan asuransi pertanian, serta sosialisasi pola tanam yang disesuaikan dengan prakiraan cuaca dari BMKG.

Selain sektor pangan, Nevi mengingatkan pemerintah untuk mengantisipasi dampak kesehatan masyarakat akibat musim kering, seperti meningkatnya kasus ISPA, diare, dan dehidrasi. Pemerintah perlu menyiapkan posko kesehatan, memastikan ketersediaan obat-obatan, serta mengedukasi masyarakat mengenai penggunaan air secara bijak.

Di sektor energi, ia meminta pemerintah menjaga stabilitas pasokan listrik, terutama di wilayah yang bergantung pada pembangkit listrik tenaga air, dengan menyiapkan langkah antisipatif termasuk pembangkit cadangan apabila diperlukan.

“Sinergi seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci agar Indonesia mampu menghadapi El Nino dengan lebih tangguh, melindungi masyarakat, serta menjaga ketahanan pangan dan sumber daya air nasional,” tutup Nevi Zuairina.



Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Keempat Kalinya Indonesia Jadi Tuan Rumah PENSA 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:25

OMC Bantu Sejukkan Jakarta

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:02

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

TVRI dan PIM Jajaki Kolaborasi Angkat Kiprah Perempuan Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:23

KNMP Kota Sorong Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:00

Modal Asing Kabur Imbas Sentimen MSCI, BI Jamin Likuiditas Rupiah Memadai

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:16

BSI Himpun Dana Tabungan Haji Rp18 Triliun, Nasabah Gen Z Naik 30 Persen

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:15

Wilayah Berdekatan, Mengapa Jakarta Lebih Panas Saat Bogor Masih Diguyur Hujan?

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:03

KemenHAM Tampilkan Peta Pemenuhan Hak Dasar Hingga Tingkat Desa Berbasis Digital

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:35

Selengkapnya