Berita

Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol TNI Teddy Indra Wijaya. (Foto: Bakom Pemerintah)

Politik

Strategi Teddy Merawat Jaringan Dinilai Masterclass

SELASA, 04 AGUSTUS 2026 | 09:34 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Langkah Sekretaris Kabinet Letkol (Inf) Teddy Indra Wijaya mengumpulkan rekan-rekan satu angkatannya di Akademi Militer (Akmil) dinilai bukan sekadar ajang silaturahmi. Di balik momen kebersamaan itu, tersimpan upaya merawat jaringan dan mengonsolidasikan kekuatan yang dinilai penting bagi langkah politik jangka panjang.

Pengamat komunikasi politik Hendri Satrio menilai langkah Teddy menunjukkan pendekatan yang berbeda dalam membangun basis dukungan. Menurutnya, di tengah banyak elite politik yang sibuk mencari panggung, memasang baliho, dan mengumbar janji untuk meraih simpati publik, Sekretaris Kabinet itu justru memilih memperkuat loyalitas dari lingkaran terdekat, yakni jaringan rekan-rekan satu angkatannya.

"Menarik ya melihat gaya Letkol Teddy ini. Di saat banyak elite politiik pusing cari panggung, pasang baliho di mana-mana, dan tebar janji buat nyari dukungan, Seskab Teddy justru ngasih masterclass gimana cara bangun loyalitas yang sesungguhnya, yaitu mulai dari jaringan yang ia kenal sendiri alias teman angkatannya" kata Hensa, Selasa, 4 Agustus 2026.


Founder lembaga survei KedaiKOPI tersebut memandang, Teddy sangat sadar bahwa kekuatan aparat dan birokrasi di masa depan perlahan berganti ke angkatan yang lebih muda, seperti angkatannya di Akmil 2011. 

Alih-alih membiarkan rekan-rekannya terjebak dalam ambisi individual atau sikut-sikutan mengejar pangkat, Seskab Teddy justru menyatukan mereka agar berjuang bersama tanpa perlu transaksi politik.

"Lewat reuni dan pesan 'yang di atas bantu yang di bawah', dia sudah mengunci soliditas 2011 lintas matra tanpa perlu transaksi politik apa-apa. Ini orkestrasi persahabatan yang sangat cantik, sekaligus mengamankan kekuatan tanpa terlihat bermanuver," ujar Hensa.

Lebih jauh, Hensa menyoroti bagaimana Teddy meminta rekan-rekannya agar tidak memikirkan ambisi jangka panjang menjadi jenderal semata, melainkan fokus membekali diri sejak dini. 

Gaya komunikasi yang luwes dari Seskab Teddy tersebut dinilai jauh lebih efektif dibandingkan pendekatan komando formal. Hensa membandingkan langkah Teddy yang natural berlandaskan ikatan emosional persahabatan ini dengan manuver para elite politik sipil yang sering kali berbiaya mahal namun transaksional.

"Politisi kita lagi-lagi harusnya belajar dari cara Teddy merawat jaringan, sangat elegan dan tidak murahan. Dia enggak maksa orang tunduk pakai instrumen kekuasaan, tapi pakai pendekatan dari hati ke hati ala teman seangkatan yang dampaknya justru lebih riil," ucapnya.

Bagi Hensa, kapasitas Seskab yang diemban Teddy saat ini memang memberikan daya tawar tersendiri saat ia berbicara di hadapan ratusan perwira. Namun, kemampuannya merangkul matra Darat, Laut, Udara, dan Kepolisian di bawah tema "Kompak, Kuat, dan Berdampak" menunjukkan kedewasaan dan insting berpolitik yang tajam.

"Dia tahu betul, 15 atau 20 tahun lagi lulusan 2011 inilah yang akan pegang kendali negara. Jadi daripada nanti di masa depan pada berebut pengaruh, lebih baik diikat batinnya dari sekarang. Teddy membuktikan bahwa investasi politik terbaik itu bukan lewat uang, tapi lewat solidaritas," tutup Hensa.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Pencarian Korban KMP Virgo Transport 8 Teradang Gelombang Tinggi Capai 2,5 Meter

Minggu, 13 September 2026 | 18:04

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Polisi Update Temuan Barang Diduga Milik Kapal Pengangkut 5 Jurnalis

Minggu, 13 September 2026 | 17:16

Prabowo Ungkap Transformasi Pangan Indonesia di Hadapan Pemimpin BRICS

Minggu, 13 September 2026 | 17:02

Aspekpir Puji Komitmen PTPN IV PalmCo Majukan Petani Mitra

Minggu, 13 September 2026 | 16:50

Prabowo Ajak BRICS Ubah Kerentanan Jadi Kekuatan untuk Pertumbuhan Global

Minggu, 13 September 2026 | 16:49

BNI Perkuat Ekosistem Industri Kecantikan Lewat BSF 2026

Minggu, 13 September 2026 | 16:46

Kerugian Bisnis Tak Otomatis jadi Tindak Pidana

Minggu, 13 September 2026 | 16:27

Dua Armada Pos Indonesia Ikut Tenggelam Bersama KMP Virgo

Minggu, 13 September 2026 | 16:21

Kapal Pertamina Bantu Selamatkan 16 Korban Virgo Transport 08 di Laut Jawa

Minggu, 13 September 2026 | 16:02

Selengkapnya