Berita

Barang bukti 74 Kg dan uang tunai berbagai mata uang asing hasil sitaan kasus Febrie Adriansyah diperlihatkan Polda Metro Jaya, Jumat malam, 10 Juli 2026. (Foto: RMOL/Bonfilio Putra)

Hukum

Tim 9 Didesak Usut Pemilik Rp476 Miliar dan Emas 74 Kg di Rumah Febrie Adriansyah

SENIN, 03 AGUSTUS 2026 | 22:39 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Publik masih menantikan ketegasan hukum Kejaksaan Agung (Kejagung) dalam mengusut asal-usul barang bukti fantastis di kediaman mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah.

Pasalnya, hingga kini kepemilikan uang tunai Rp 476 miliar dan emas batangan seberat 74 kilogram yang disita dari brankas di rumah kawasan Sentul, Bogor itu masih gelap.

Perkembangan perkara ini terus menyita perhatian publik mengingat besarnya nilai barang bukti dan figur pejabat penegak hukum yang terseret. Tim 9 Kejagung yang menangani kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) tersebut didesak bekerja transparan dan membongkar siapa sosok sebenarnya yang menguasai aset jumbo tersebut.


Pegiat antikorupsi Iqbal Hutapea menilai desakan publik atas kepastian hukum pemilik harta itu sangat wajar.

"Wajar muncul pertanyaan seperti itu karena ini perkara besar. Besar karena tokoh yang terlibat," tegas Iqbal Hutapea kepada wartawan, Senin, 3 Agustus 2026.

Iqbal menekankan, nilai barang bukti yang tak lazim serta nama besar tersangka menuntut penanganan perkara yang betul-betul profesional, terbuka, dan akuntabel tanpa ada lindungan institusional.

Tim 9 Kejagung pun diharapkan bergerak cepat menelusuri alur transaksi serta pihak-pihak yang diduga menitipkan atau menyembunyikan uang ratusan miliar rupiah dan emas puluhan kilogram tersebut.

"Kita berpikir positif saja dan beri kesempatan kepada tim penyidik untuk bekerja," tandasnya.

Dalam perkembangan terbaru, Kejagung mendalami dugaan TPPU tersebut melalui pengerbitan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) khusus dan pemeriksaan intensif terhadap sejumlah saksi. Febrie Adriansyah sendiri telah ditahan di Rutan KPK usai resmi ditetapkan sebagai tersangka.

Meski Febrie tak menampik kediaman di Sentul merupakan miliknya, ia dan tim kuasa hukumnya berkali-kali membantah bahwa 74 kg emas serta uang senilai Rp 476 miliar itu merupakan aset pribadinya. Pihak kuasa hukum mengklaim barang bukti bernilai fantastis itu milik pihak lain yang sengaja dititipkan.

Sementara itu, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Anang Supriatna menegaskan pihak internal tidak akan berspekulasi dan berjanji membuka perkara ini secara terang-benderang. Kejagung memastikan bakal menelusuri seluruh dokumen, bukti elektronik, dan saksi untuk membongkar pemilik asli dari gunung uang dan puluhan kilogram emas tersebut.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Gibran Tanpa Ijazah

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:26

Prabowo dan Presiden FIFA Bakal Saksikan Laga Indonesia Versus Thailand

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:07

GPNN: Listyo Berhasil Ubah Kultur Kerja Polri

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:47

Wantimpres Bukan Sekadar Membenarkan Keputusan Kekuasaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:20

Indonesia Akhiri Asian Games 2026 dengan 5 Emas

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:03

95 Persen Aspirasi Buruh Diklaim Masuk RUU Ketenagakerjaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:45

DPR Yakin Merger BUMN Mampu Dongkrak Dividen

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:19

Putusan Sidang Etik Mantan Kasat Reskrim Jakpus Dipertanyakan Kuasa Hukum

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:56

Densus 88 Sikat 11 Tersangka Terorisme di Enam Provinsi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:35

Ketum PPP Targetkan Satu Fraksi di DPRD Surabaya pada Pemilu 2029

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:23

Selengkapnya