Berita

Waketum DPP AMPI, Fuad F. Munzir. (Foto: Dokumentasi AMPI)

Politik

AMPI Tegaskan Pergantian Jerry Sambuaga Sesuai Mekanisme Organisasi

SABTU, 01 AGUSTUS 2026 | 02:32 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP AMPI, Fuad F. Munzir, menegaskan pelaksanaan Pleno IX DPP AMPI Diperluas yang memutuskan pergantian ketua umum telah berjalan sesuai aturan organisasi dan memiliki dasar hukum yang jelas.

Menurut Fuad, rapat tersebut berlandaskan Peraturan Organisasi (PO) Nomor 001/DPP-AMPI/07/2022 tentang Musyawarah dan Rapat-Rapat, khususnya Pasal 5 angka 9 yang mengatur pelaksanaan pleno diperluas.

"Pleno IX DPP AMPI Diperluas dilaksanakan berdasarkan PO Nomor 001 Tahun 2022 tentang Musyawarah dan Rapat-Rapat. Keputusan penyelenggaraannya juga telah disepakati dalam forum Ketua AMPI se-Indonesia pada malam sebelumnya," kata Fuad dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Jumat, 31 Juli 2026.


Ia menjelaskan, sebelum keputusan diambil, DPP AMPI telah memberikan kesempatan kepada Ketua Umum Jerry Sambuaga untuk memberikan klarifikasi sebagai bagian dari tahapan organisasi sebelum penjatuhan sanksi.

Namun, menurut dia, Jerry tidak memenuhi undangan tersebut.

"Saudara Jerry Sambuaga sudah diundang untuk memberikan klarifikasi sebagai bagian dari proses organisasi. Beliau juga diberikan hak untuk membela diri sesuai ketentuan dalam PO Nomor 004, tetapi yang bersangkutan tidak hadir," ujarnya.

Ia menegaskan, ketidakhadiran tersebut membuat proses organisasi tetap berjalan sesuai mekanisme yang berlaku.

Fuad juga menyebut Pleno IX DPP AMPI Diperluas dihadiri seluruh DPD I AMPI se-Indonesia sebagai pemilik hak suara sehingga keputusan yang dihasilkan memiliki legitimasi organisasi.

Selain itu, kata dia, pelaksanaan pleno dilakukan dengan sepengetahuan DPP Partai Golkar. Menurutnya, Ketua Bidang Ormas dan Ketua Bidang Pemuda DPP Partai Golkar turut hadir memberikan arahan pada forum sehari sebelum pleno berlangsung.

"Karena itu, pleno ini menegaskan bahwa AMPI adalah organisasi yang dijalankan secara kolektif, kolegial, dan demokratis, bukan secara serampangan," jelasnya.

Fuad mengatakan, pergantian kepemimpinan dilakukan karena kepengurusan sebelumnya dinilai telah mengganggu soliditas organisasi.

Ia menuding terdapat sejumlah kebijakan yang bersifat otoriter, termasuk pergantian sekretaris jenderal yang disebut tidak sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) maupun Peraturan Organisasi.

"Berbagai tindakan tersebut dinilai melanggar AD/ART dan PO sehingga mengancam kekompakan serta jalannya roda organisasi. Karena itu, langkah organisasi ini diambil untuk menjaga soliditas AMPI," pungkas Fuad.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

UPDATE

Dua Nama Hilang dari Daftar Calon BPK

Kamis, 10 September 2026 | 00:17

UAG Perkuat Sekolah Rakyat dan Talenta Halal Nasional

Kamis, 10 September 2026 | 00:06

Langkah Berani Gubernur Sultra Tertibkan Aset Usik Zona Nyaman Oknum Tertentu

Rabu, 09 September 2026 | 23:52

DPRD DKI Dukung Perluas Program Pendidikan bagi Santri Perkotaan

Rabu, 09 September 2026 | 23:32

Salat Istisqa Digelar di Lahat, Bursah Zarnubi Mohon Hujan segera Turun Merata

Rabu, 09 September 2026 | 23:22

DPR Dorong Pembangunan dari Desa Lewat Rakernas AKSI

Rabu, 09 September 2026 | 23:20

Rosan Roeslani Masuk Dua Besar Menteri Berkinerja Terbaik

Rabu, 09 September 2026 | 23:00

DPR: Kalau Ada Laporan Masyarakat, Polri Tak Perlu Ragu

Rabu, 09 September 2026 | 22:59

Jangan Sampai Indonesia jadi Sasaran Empuk Jaringan Narkoba Internasional

Rabu, 09 September 2026 | 22:45

Mantan Napi KDRT Diduga Kriminalisasi Istri Lewat Kesaksian Palsu ART

Rabu, 09 September 2026 | 22:31

Selengkapnya