Berita

Ketua APINDO Shinta Kamdani (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

APINDO Respons Fenomena Mal Dipagari Besi Tinggi: Mungkin Alasan Keamanan

JUMAT, 31 JULI 2026 | 21:05 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Shinta Kamdani merespons fenomena pemasangan pagar besi tinggi di sejumlah pusat perbelanjaan yang belakangan menjadi sorotan publik. 

Dalam sebuah pernyataan di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat, 31 Juli 2026, Shinta mengaku belum memperoleh penjelasan langsung dari para pemilik maupun pengembang mal terkait alasan spesifik di balik pemasangan pagar tersebut.

"Saya juga belum bicara sama pemilik. Jadi mungkin ada alasan-alasan, lebih alasan keamanan saja supaya mereka bisa menjaga dari situasi keamanan," ujar Shinta usai menghadiri rapat bersama Presiden Prabowo Subianto dan pengurus Kadin di Istana.


Shinta menegaskan fenomena tersebut tidak terjadi di seluruh pusat perbelanjaan sehingga tidak bisa digeneralisasi. 

Menurutnya, bisa saja terdapat pertimbangan khusus di lokasi tertentu yang mendorong pengelola memasang pagar besi tinggi. 

"Ini juga kan enggak terjadi semua mal. Ini kan cuma satu mal dan itu mungkin ada alasannya kenapa di situ dipagari. Tapi nanti kami mungkin akan cek," kata dia.

Namun, Shinta menduga langkah itu lebih berangkat dari pertimbangan keamanan, lantaran setiap pusat perbelanjaan memiliki kebijakan dan standar pengamanan yang disusun berdasarkan kebutuhan serta evaluasi risikonya masing-masing. 

"Tapi yang pasti, setiap mal punya caranya masing-masing untuk menjaga keamanan. Mereka memasang apa pun itu bukan berarti karena situasi hari ini saja, tapi bisa dilakukan kapan saja sesuai kebutuhan," tegasnya.

Fenomena pemasangan pagar besi tinggi sebelumnya terlihat di sejumlah pusat perbelanjaan, di antaranya Kota Kasablanka di Jakarta Selatan, serta Tunjungan Plaza, Royal Plaza, dan Pakuwon City Mall di Surabaya. 

Tidak hanya mal, sejumlah gedung perkantoran seperti EightyEight@Kasablanka Tower dan Menara Bank BNI Pejompongan juga dilaporkan menerapkan pengamanan serupa dengan memasang pagar di area perimeter bangunan sebagai bagian dari sistem keamanan kawasan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

UPDATE

Dua Nama Hilang dari Daftar Calon BPK

Kamis, 10 September 2026 | 00:17

UAG Perkuat Sekolah Rakyat dan Talenta Halal Nasional

Kamis, 10 September 2026 | 00:06

Langkah Berani Gubernur Sultra Tertibkan Aset Usik Zona Nyaman Oknum Tertentu

Rabu, 09 September 2026 | 23:52

DPRD DKI Dukung Perluas Program Pendidikan bagi Santri Perkotaan

Rabu, 09 September 2026 | 23:32

Salat Istisqa Digelar di Lahat, Bursah Zarnubi Mohon Hujan segera Turun Merata

Rabu, 09 September 2026 | 23:22

DPR Dorong Pembangunan dari Desa Lewat Rakernas AKSI

Rabu, 09 September 2026 | 23:20

Rosan Roeslani Masuk Dua Besar Menteri Berkinerja Terbaik

Rabu, 09 September 2026 | 23:00

DPR: Kalau Ada Laporan Masyarakat, Polri Tak Perlu Ragu

Rabu, 09 September 2026 | 22:59

Jangan Sampai Indonesia jadi Sasaran Empuk Jaringan Narkoba Internasional

Rabu, 09 September 2026 | 22:45

Mantan Napi KDRT Diduga Kriminalisasi Istri Lewat Kesaksian Palsu ART

Rabu, 09 September 2026 | 22:31

Selengkapnya