Berita

(Foto: RMOL)

Tekno

Bali Jadi Pasar Pengguna Laptop, Asus Perkenalkan Perangkat Digital Berbasis AI

LAPORAN: VAYANTRI DIVIANTA*
JUMAT, 31 JULI 2026 | 20:50 WIB

Kebutuhan laptop di dunia bisnis menjadi salah satu penunjang paling utama. Berbagai perusahaan pembuat perangkat kerja digital berlomba membuat terobosan baru, salah satunya Asus Indonesia. 

Baru-baru ini mereka memperkenalkan laptop bisnis premium terbaru Asus ExperBook atau B94006CAA. Dalam perangkat tersebut mengusung teknologi buatan AI (Artificial Intelligence), layar tandem OLED, dan menggunakan sistem keamanan super. 

Hal itu diharapkan memudakan para pebisnis dalam menyimpan data-data pentingnya, bahkan saat laptop tersebut hilang bisa mendapatkan proteksi dan jaminan bisa kembali. 


Commercial Director Asus Indonesia, Eric Khoven menyebut pihaknya menghadirkan perangkat yang dirancang untuk kalangan profesional dan juga perusahaan yang membutuhkan performa tinggi dengan mobilitas maksimal. 

Kata dia, perangkat kerja digital ini memiliki Intel Ultra X9 Processor 388H dengan Neural Processing  Unit (NPU) mencapai 50 TOPS sebagai penunjang fitur AI secara lokal.

"Teknologi ini memungkinkan berbagai proses berbasis AI seperti transkripsi, penerjemah bahasa, hingga optimasi kamera berjalan langsung di perangkat tanpa membebani prosesor utama maupun bergantung pada cloud," kata dia di Pecatu, Bali, Jumat 31 Juli 2026.

Eric menambahkan, dengan performa AI laptop ini memiliki layar 14 inci tandem OLED dengan resolusi 3K dengan kecerahan hingga 1.400 nits. Perangkat kerja digital yang mereka ciptakan kali ini teknologi yang diklaim bisa memberikan visibilitas lebih baik dari yang lain ketika berada di luar ruangan. Tak hanya itu, meningkatkan efisiensi daya dan memperpanjang usia panel dibanding OLED konvensional. 

Dari sisi desain, perangkat kerja digital ini hanya memiliki berat sekitar 1,09 kilogram dengan sasis magnesium dan alumunium yang memenuhi standar ketahanan militer US MIL-STD 810.

Ia mengklaim perangkat tersebut mampu menahan tekanan hingga 100 kilogram. Bahkan, laptop ini diuji coba ditumpuk pemberat seberat 100 kilogram tidak mengalami kerusakan dari segi apapun. 

"Untuk sistem keamanannya, Asus menyematkan sistem yang diberikan sensor sidik jari. Dan sistem ganda untuk melindungi data perusahaan dari ancaman kejahatan siber," tutur Eric

Sementara itu, perangkat kerja digital ini juga dibekali berbagai macam kelebihan yang akan menunjang mobilitas pekerja dan para pebisnis hingga bertahan selama 26 jam. 

Eric berharap produk luncuran mereka kali bisa menjadi pilihan untuk para pengguna laptop khususnya pebisnis di Bali.

*Kontributor Bali

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

UPDATE

Dua Nama Hilang dari Daftar Calon BPK

Kamis, 10 September 2026 | 00:17

UAG Perkuat Sekolah Rakyat dan Talenta Halal Nasional

Kamis, 10 September 2026 | 00:06

Langkah Berani Gubernur Sultra Tertibkan Aset Usik Zona Nyaman Oknum Tertentu

Rabu, 09 September 2026 | 23:52

DPRD DKI Dukung Perluas Program Pendidikan bagi Santri Perkotaan

Rabu, 09 September 2026 | 23:32

Salat Istisqa Digelar di Lahat, Bursah Zarnubi Mohon Hujan segera Turun Merata

Rabu, 09 September 2026 | 23:22

DPR Dorong Pembangunan dari Desa Lewat Rakernas AKSI

Rabu, 09 September 2026 | 23:20

Rosan Roeslani Masuk Dua Besar Menteri Berkinerja Terbaik

Rabu, 09 September 2026 | 23:00

DPR: Kalau Ada Laporan Masyarakat, Polri Tak Perlu Ragu

Rabu, 09 September 2026 | 22:59

Jangan Sampai Indonesia jadi Sasaran Empuk Jaringan Narkoba Internasional

Rabu, 09 September 2026 | 22:45

Mantan Napi KDRT Diduga Kriminalisasi Istri Lewat Kesaksian Palsu ART

Rabu, 09 September 2026 | 22:31

Selengkapnya