Berita

Akad Massal Debitur KPR Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) serta Kredit Program Perumahan (KPP) yang digelar di Perumahan Puri Delta City Side, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis 30 Juli 2026. (Foto: Dok. BRI)

Bisnis

BRI Perkuat Peran sebagai Penggerak Ekonomi Kerakyatan melalui Pembiayaan Perumahan

JUMAT, 31 JULI 2026 | 18:52 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) memperkuat dukungannya terhadap Program 3 Juta Rumah melalui penyediaan pembiayaan yang menjangkau masyarakat sekaligus pelaku usaha di sektor perumahan. 

Dukungan tersebut diwujudkan melalui partisipasi BRI dalam Akad Massal Debitur KPR Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) serta Kredit Program Perumahan (KPP) yang digelar di Perumahan Puri Delta City Side, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis 30 Juli 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah, sektor perbankan, pengembang, dan dunia usaha menjadi fondasi penting dalam memperluas penyediaan rumah bagi masyarakat sekaligus mencerminkan semangat Indonesia Incorporated.


“Inilah yang kita maksud dengan Indonesia Incorporated, yang besar membantu yang kecil, dan yang kecil bekerja keras untuk menjadi produktif,” kata Presiden Prabowo.

Direktur Utama BRI Hery Gunardi yang hadir langsung dalam acara tersebut menyampaikan bahwa BRI sebagai bagian dari Danantara terus memperkuat dukungannya terhadap Program 3 Juta Rumah melalui penyediaan pembiayaan yang menjangkau masyarakat maupun pelaku usaha di sektor perumahan.

“Sebagai bank yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi kerakyatan, BRI akan terus memperkuat penyaluran pembiayaan perumahan melalui berbagai skema yang menjangkau masyarakat maupun pelaku usaha,” ujar Hery.

Peran BRI dalam mendukung sektor perumahan tidak hanya diwujudkan melalui pembiayaan bagi masyarakat sebagai pembeli rumah, tetapi juga melalui penguatan ekosistem perumahan dari hulu hingga hilir. 

Selain menyalurkan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) kepada masyarakat berpenghasilan rendah, BRI juga menyediakan pembiayaan bagi para pengembang melalui Kredit Program Perumahan (KPP) serta Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan guna mendukung pembangunan dan penyediaan hunian yang berkualitas. 

Pendekatan tersebut, kata Hery, diharapkan mampu memperkuat kapasitas sektor perumahan sekaligus mempercepat penyediaan rumah layak bagi masyarakat.

“BRI akan terus memperluas akses pembiayaan yang inklusif dan berkelanjutan guna mendukung terciptanya ekosistem perumahan yang sehat, memperkuat pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Hery.

Dalam pelaksanaan akad massal tersebut, sebanyak 6.059 debitur BRI menjadi bagian dari sekitar 62.000 peserta Akad Massal Debitur KPR Sejahtera FLPP secara nasional. 

Pada kesempatan yang sama, BRI juga menyalurkan Kredit Program Perumahan senilai Rp880 miliar kepada 7.100 debitur, yang terdiri atas pembiayaan sisi supply sebesar Rp308 miliar kepada 227 debitur dan sisi demand sebesar Rp572 miliar kepada 6.873 debitur.

Dukungan BRI terhadap Program 3 Juta Rumah juga tercermin dari penyaluran Kredit Program Perumahan (KPP). Sejak Oktober 2025 hingga 28 Juli 2026, BRI telah menyalurkan KPP senilai Rp12,17 triliun kepada 87.055 penerima. 

Adapun pada periode Januari hingga 28 Juli 2026, realisasi penyaluran KPP mencapai Rp10,94 triliun kepada 78.520 penerima atau 91,18% dari target penyaluran tahun 2026 sebesar Rp12 triliun.

Peran BRI dalam memperkuat ekonomi kerakyatan juga tercermin dari penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Sejak 2015 hingga Juni 2026, BRI telah menyalurkan KUR senilai Rp1.539 triliun kepada 45,4 juta penerima. 

Sementara itu, sepanjang Januari hingga Juni 2026, realisasi penyaluran KUR mencapai Rp103,81 triliun kepada 2.009.310 penerima.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Demokrasi Matang dan Tonggak Sejarah Baru di Maroko Pasca-Pemilu 2026

Rabu, 30 September 2026 | 10:27

Komisi IX DPR Dorong Pekerja Platform Digital Masuk RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Rabu, 30 September 2026 | 10:18

Rupiah Menguat, Intip Proyeksinya Hari Ini

Rabu, 30 September 2026 | 10:07

Prabowo Dorong Rehabilitasi Pengguna Narkoba Berbasis Pendidikan dan Teknologi

Rabu, 30 September 2026 | 10:04

Trump Ganti Istilah AI jadi Super Intelligence

Rabu, 30 September 2026 | 09:50

Dugaan Suap Bela Parahiyangan Investindo Mirip Perkara Summarecon

Rabu, 30 September 2026 | 09:39

Jokowi Sengaja Tunjukkan KTA PSI di Kandang Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 09:36

Jokowi Menyadari Dirinya dan Gibran Sedang Diserang

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Indonesia Usulkan Mekanisme Koordinasi Lintas Negara Berantas Penipuan Daring

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Selengkapnya