Berita

Ilustrasi Beda FIFA ASEAN Cup dan Piala AFF (Sumber: Instagram @theaseanfootball)

Olahraga

Beda FIFA ASEAN Cup dan Piala AFF yang Diikuti Timnas Indonesia

JUMAT, 31 JULI 2026 | 16:47 WIB | OLEH: TIFANI

Timnas Indonesia tengah berlaga di Piala AFF 2026 dan juga dipastikan akan ambil bagian dalam FIFA ASEAN Cup 2026. Meski sama-sama melibatkan negara-negara Asia Tenggara, kedua ajang tersebut merupakan turnamen yang berbeda, baik dari penyelenggara, format kompetisi, hingga jadwal pelaksanaannya.

Selama ini, ASEAN Championship lebih dikenal masyarakat sebagai Piala AFF. Turnamen tersebut merupakan kejuaraan resmi yang diselenggarakan oleh ASEAN Football Federation (AFF) dan telah berlangsung sejak 1996.

Sementara itu, FIFA ASEAN Cup merupakan kompetisi baru yang diinisiasi FIFA melalui kerja sama dengan ASEAN. Turnamen ini akan menjadi ajang baru bagi negara-negara di kawasan Asia Tenggara dengan format yang berbeda dari Piala AFF.


Beda Piala AFF dan FIFA ASEAN Cup

Berikut perbedaan FIFA ASEAN Cup dan Piala AFF yang diikuti Timnas Indonesia:

1. Penyelenggara

Piala AFF merupakan kejuaraan resmi milik ASEAN Football Federation (AFF). Turnamen ini pertama kali digelar pada 1996 dengan nama Tiger Cup, sebelum beberapa kali berganti nama mengikuti sponsor utama. 

Pada edisi 2026, kompetisi ini menggunakan nama AFF ASEAN Hyundai Cup 2026. Sementara itu, FIFA ASEAN Cup merupakan turnamen baru yang diprakarsai FIFA bekerja sama dengan ASEAN. 

Kesepakatan penyelenggaraannya ditandai dengan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) oleh Presiden FIFA Gianni Infantino bersama para pemimpin ASEAN dalam KTT ASEAN 2025.

2. Format dan Peserta

Piala AFF hanya diikuti negara-negara anggota AFF. Format kompetisinya masih menggunakan sistem yang sudah lama diterapkan, yakni mempertemukan tim nasional Asia Tenggara dalam pertandingan kandang dan tandang.

Berbeda dengan itu, FIFA ASEAN Cup akan menerapkan sistem pembagian peserta berdasarkan peringkat FIFA. Seluruh tim akan dibagi ke dalam Divisi 1 dan Divisi 2, sehingga format kompetisinya lebih menyerupai sistem liga.

Tak hanya negara anggota AFF, FIFA ASEAN Cup juga disebut membuka peluang bagi tim undangan dari luar Asia Tenggara. India dan Hong Kong menjadi dua negara yang dikabarkan berpotensi tampil pada edisi perdana turnamen tersebut.

3. Jadwal Pertandingan

Perbedaan penting lainnya terletak pada jadwal penyelenggaraan. Piala AFF digelar di luar kalender resmi pertandingan internasional FIFA atau FIFA Match Window. 

Akibatnya, klub tidak memiliki kewajiban untuk melepas pemain yang dipanggil membela tim nasional. Sebaliknya, FIFA ASEAN Cup akan dimainkan saat jeda internasional FIFA. 

Dengan demikian, klub wajib melepas pemain yang mendapat panggilan tim nasional sesuai regulasi FIFA sehingga setiap negara berpeluang tampil dengan skuad terbaiknya.

4. Status Kompetisi

Piala AFF merupakan turnamen regional paling bergengsi di Asia Tenggara dan telah menjadi agenda rutin sejak 1996. Kejuaraan ini menjadi ajang perebutan supremasi sepak bola antarnegara anggota AFF.

Sementara itu, FIFA ASEAN Cup merupakan kompetisi baru yang berada di bawah inisiatif FIFA dan ASEAN. Meski AFF tidak menjadi penyelenggara, federasi tersebut tetap memberikan dukungan terhadap pelaksanaan turnamen karena merupakan bagian dari keluarga besar FIFA.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Prabowo Kumpulkan Ratusan Pengurus Kadin se-Indonesia di Istana

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:26

Larangan Dapur MBG Gunakan Barang Bersubsidi Sudah Tepat

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:25

Cegah Gagal Panen, Komisi IV DPR Minta Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:03

Indonesia-Tiongkok Perkuat Kemitraan Strategis Berbasis Ekonomi Hijau

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:53

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dinilai Paling Siap, Palangka Raya jadi Percontohan Digitalisasi Perlinsos Berbasis IKD

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:33

Praperadilan Ketiga Roy Suryo, Ahli Perkuat Dalil Permohonan Ganti Rugi Rp206 Juta

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:32

Jakarta Gandeng Banten Bangun Kawasan Ketahanan Pangan Terpadu

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:27

Digitalisasi Perizinan Tutup Celah Perdagangan Satwa Liar Ilegal

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:12

IHSG Sesi I Menguat 29 Poin, Saham TINS DEWA dan BBCA Paling Memikat Investor

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:12

Selengkapnya