Wamensesneg Juri Ardiantoro (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)
Pemerintah resmi merilis rangkaian lengkap agenda nasional dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sepanjang bulan Agustus 2026.
Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro mengatakan, rangkaian peringatan akan diawali dengan Dzikir dan Doa Kebangsaan yang digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Sabtu, 1 Agustus 2026.
Salawat Kebangsaan akan dipimpin Habib Sheikh bin Abdul Qadir Asyegaf dari Solo, serta dihadiri pejabat negara, tokoh agama, hingga masyarakat lintas agama sebagai wujud rasa syukur sekaligus memperkuat semangat persatuan bangsa.
"Dzikir dan doa kebangsaan ini adalah momentum bersyukur sekaligus simbol persatuan serta kerukunan antar umat beragama. Kepada masyarakat dipersilahkan untuk menghadiri solawat kebangsaan yang akan dipimpin oleh Habib Sheikh," ujar Juri.
Selain itu, pemerintah juga menjadwalkan penganugerahan tanda jasa dan tanda kehormatan di Istana Negara kepada individu, institusi, maupun organisasi yang dinilai berjasa bagi bangsa. Meskipun tanggal pastinya belum diumumkan.
Selanjutnya, pada 14 Agustus 2026, Presiden Prabowo Subianto akan menyampaikan Pidato Kenegaraan di hadapan Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD, yang kemudian dilanjutkan dengan penyampaian Rancangan APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangan di Sidang Paripurna DPR.
Agenda nasional berikutnya adalah Ziarah Nasional dan Renungan Suci di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata pada 15 Agustus 2026 sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan.
Sementara puncak peringatan HUT ke-81 RI akan berlangsung pada 17 Agustus melalui Upacara Detik-detik Proklamasi dan Penurunan Bendera Pusaka di Istana Merdeka yang dipimpin langsung Presiden.
Pemerintah juga kembali membuka kesempatan bagi masyarakat untuk hadir melalui mekanisme war ticket, dengan target kehadiran sedikitnya 8.100 orang sebagai simbol usia ke-81 Republik Indonesia.
Sepanjang 17 Agustus, kawasan Monas akan disulap menjadi pusat Pesta Rakyat yang menghadirkan berbagai perlombaan khas kemerdekaan, arena bermain anak, panggung hiburan, pertunjukan drone show, video mapping, pesta kembang api, serta makanan gratis bagi para pengunjung.
Pemerintah berharap rangkaian kegiatan tersebut dapat menjadi ruang kebersamaan bagi seluruh lapisan masyarakat dalam merayakan hari lahir bangsa.
Rangkaian Bulan Kemerdekaan akan ditutup dengan penyelenggaraan Merdeka Run, sebuah ajang lari santai yang dimulai dari depan Istana Merdeka dengan kategori 5 kilometer, 8,1 kilometer, dan 10 kilometer.
Juri menegaskan kegiatan ini tidak dipungut biaya dan peserta akan memperoleh medali, jersey, race pack eksklusif, serta hadiah bagi para finisher sebagai bagian dari upaya memeriahkan peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia.
"Tidak perlu membayar juga dan kepada masyarakat silakan mendaftar untuk mengikuti Merdeka Run akan disediakan medali yang insya Allah bagus, jerdey, restpack eksklusif untuk peserta dan juga hadiah-hadiah bagi para finisher pemenang," pungkasnya.