Laman Pesats. (Foto: tangkapan layar)
Laman Pesats. (Foto: tangkapan layar)
Digitalisasi ini menghadirkan sistem perizinan yang lebih cepat, transparan, dan terintegrasi. Melalui PeSATS, pengurusan Surat Angkut Tumbuhan dan Satwa Liar (SATS) untuk keperluan dalam maupun luar negeri dilakukan secara elektronik serta terhubung dengan sistem Online Single Submission (OSS) dan Indonesia National Single Window (INSW) guna memperkuat pengawasan lintas kementerian.
"PeSATS bukan sekadar aplikasi pengurusan dokumen angkut, melainkan sistem informasi elektronik terintegrasi yang mengelola seluruh proses perizinan berusaha hingga pelaporan peredaran TSL,” kata Direktur Konservasi Spesies dan Genetik (KSG) Ahmad Munawir, Jumat, 31 Juli 2026.
Populer
Senin, 27 Juli 2026 | 19:53
Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58
Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00
Senin, 27 Juli 2026 | 01:03
Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02
Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58
Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55
UPDATE
Jumat, 31 Juli 2026 | 14:26
Jumat, 31 Juli 2026 | 14:25
Jumat, 31 Juli 2026 | 14:03
Jumat, 31 Juli 2026 | 13:53
Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44
Jumat, 31 Juli 2026 | 13:33
Jumat, 31 Juli 2026 | 13:32
Jumat, 31 Juli 2026 | 13:27
Jumat, 31 Juli 2026 | 13:12
Jumat, 31 Juli 2026 | 13:12