Berita

Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). (Foto: RMOL)

Politik

DKPP Putus Perkara Helikopter KPU pada 29 Juli

SELASA, 28 JULI 2026 | 23:23 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kasus dugaan pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu (KEPP) terkait penggunaan helikopter oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), akan diputuskan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), pada Rabu 29 Juli 2026.

Berdasarkan informasi yang diperoleh RMOL, DKPP menjadwalkan sidang putusan besok, dengan dua perkara berbeda tetapi masih dalam rangkaian kasus yang sama.

Dua perkara tersebut diregistrasi dengan Nomor 10-PKE-DKPP/VI/2026 dan 01-MK.DKPP/VI/2026, dan akan digelar besok di Ruang Sidang DKPP RI, Jalan Abdul Muis, Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, pukul 10.00 WIB.


Adapun pihak Teradu atau yang dipermasalahkan etiknya dalam perkara  Nomor 10-PKE-DKPP/VI/2026 antara lain Anggota KPU RI Parsadaan Harahap, Sekretaris Jenderal KPU RI Bernad Dermawan Sutrisno, dan Anggota KPU Provinsi Jawa Barat Abdullah Sapi'i.

Sementara, pihak dalam perkara nomor 01-MK.DKPP/VI/2026 ialah Anggota DKPP RI Muhammad Tio Aliansyah, namun statusnya disebut bukan sebagai Teradu melainkan Terperiksa.

Kasus penggunaan helikopter untuk menghadiri pelantikan lebih dari 1.400 anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Cidaun, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada tahapan Pemilu 2024, menjadi sorotan publik karena turut melibatkan Anggota DKPP Muhammad Tio Aliansyah.

Dalam Sidang yang telah dilakukan terpisah dari dua perkara itu, DKPP telah memeriksa Parsadaan Harahap, Bernad Dermawan Sutrisno, Abdullah Sapi'i, serta Muhammad Tio Aliansyah yang turut berada dalam penerbangan helikopter tersebut.

Khusus terhadap Muhammad Tio Aliansyah, DKPP memeriksanya pada Senin 6 Juli 2026 mulai pukul 10.00 WIB hingga sore hari, namun dengan mekanisme tertutup, dengan kapasitas sebagai Terperiksa atau bukan sebagai Teradu.

Kasus dugaan helikopter KPU ini disidangkan oleh 4 Majelis Sidang Pemeriksa. Yakni Ketua DKPP RI Heddy Lugito, serta Anggota DKPP RI I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi, J. Kristiadi, dan Ratna Dewi Pettalolo.

Dalam persidangan perkara Nomor 10-PKE-DKPP/VI/2026 tersebut, nama Tio Aliansyah pertama kali mencuat dari pengakuan Anggota KPU Provinsi Jawa Barat, Abdullah Sapi'i.

Tio disebut ikut dalam rombongan helikopter bersama Parsadaan Harahap dari Hotel Aryaduta Bandung menuju lokasi pelantikan 1.400 anggota KPPS di Cidaun, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Januari 2024 silam.

Sanksi berat menjadi desakan yang disampaikan Anggota Komisi II DPR Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Indrajaya, kepada DKPP, untuk dijatuhkan kepada satu anggotanya yang ternyata ikut serta menaiki helikopter bersama sejumlah anggota-anggota dan pejabat KPU itu.

Namun DKPP menegaskan, pihaknya tidak menonaktifkan Tio Aliansyah sebagai Anggota DKPP, tetapi memastikan tidak melibatkan yang bersangkutan dalam perkara ini.

Belum ada keterangan dari pihak DKPP maupun para Pengadu dalam dua perkara ini, untuk sidang putusan yang akan digelar besok.

Tetapi, DKPP memiliki sejumlah putusan dalam memutuskan perkara etik yaitu peringatan, peringatan keras, peringatan keras terakhir, rehabilitasi, hingga pemecatan secara tidak hormat.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Prabowo Apresiasi Rahmat Erwin Usai Raih Emas dan Pecahkan Rekor Dunia

Minggu, 27 September 2026 | 12:11

Partai Koalisi Bela Prabowo Mati-matian tapi Diam Saat Gibran Dikritik

Minggu, 27 September 2026 | 12:05

Daftar 10 Wilayah Terpanas 27 September 2026, Suhu Capai 37,4 Derajat

Minggu, 27 September 2026 | 11:57

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Spesifikasi Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di Indonesia, Baterai 6.000 mAh

Minggu, 27 September 2026 | 11:37

Indonesia Calonkan Diri untuk Kursi Tidak Tetap DK PBB Periode 2029-2030

Minggu, 27 September 2026 | 11:04

Tak Ada Satupun Partai Koalisi Pasang Badan saat Gibran Hadapi Gugatan Ijazah

Minggu, 27 September 2026 | 10:31

KPK Amankan Perhiasan Diduga Emas Saat Geledah Kanwil BPN Jatim

Minggu, 27 September 2026 | 10:17

Perang Abad 21 Sudah Dimulai, tapi Mukan di Medan Tempur

Minggu, 27 September 2026 | 10:05

Sugiono: RI Percaya PBB, Tapi Multilateralisme Harus Lebih Representatif dan Gesit

Minggu, 27 September 2026 | 09:27

Selengkapnya