Anggota Komisi III DPR Soedeson Tandra. (Foto: Dokumentasi Golkar)
Anggota Komisi III DPR Soedeson Tandra. (Foto: Dokumentasi Golkar)
Saat ini, pembahasan difokuskan pada penyelarasan substansi RUU dengan sistem hukum pidana nasional agar memiliki kepastian hukum dan selaras dengan berbagai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Anggota Komisi III DPR RI Soedeson Tandra mengatakan, secara substansi batang tubuh RUU Perampasan Aset telah tersedia. Namun, masih diperlukan penyempurnaan dari sisi sistematika, landasan filosofis, serta harmonisasi dengan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), dan regulasi pidana lainnya.
Populer
Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24
Senin, 27 Juli 2026 | 19:53
Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00
Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02
Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58
Senin, 27 Juli 2026 | 01:03
Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58
UPDATE
Selasa, 28 Juli 2026 | 16:16
Selasa, 28 Juli 2026 | 16:14
Selasa, 28 Juli 2026 | 16:11
Selasa, 28 Juli 2026 | 16:07
Selasa, 28 Juli 2026 | 16:04
Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02
Selasa, 28 Juli 2026 | 15:59
Selasa, 28 Juli 2026 | 15:51
Selasa, 28 Juli 2026 | 15:49
Selasa, 28 Juli 2026 | 15:36