Berita

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky (Foto: X)

Global

Zelensky Klaim Rusia Siapkan 30.000 Pasukan Korea Utara untuk Serang Ukraina

SELASA, 28 JULI 2026 | 12:49 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengklaim Rusia tengah bersiap mendatangkan tambahan 30.000 personel militer dari Korea Utara guna memperkuat invasi ke Ukraina.

Dalam sebuah pernyataan, Zelensky menyebut Rusia telah memulai persiapan untuk menerima gelombang baru pasukan Korea Utara di wilayah Voronezh sejak Juni lalu. 

Menurutnya, pengerahan tersebut merupakan bagian dari penguatan operasi militer Rusia di medan perang Ukraina.


"Kita juga melihat kerja sama Rusia dengan Korea Utara. Rusia ingin menerima 30.000 tentara lagi dari Korea Utara. Sejak Juni, persiapan telah dilakukan di wilayah Voronezh Rusia untuk menerima mereka," ujar Zelensky, dikutip Selasa, 28 Juli 2026.

Korea Utara diduga telah mengirim sekitar 12.000 tentaranya ke wilayah perbatasan Kursk, Rusia. Pengerahan itu dilakukan di bawah payung pakta pertahanan yang diteken Moskow dan Pyongyang pada 2024, sekaligus menandai semakin intensifnya kerja sama militer kedua negara.

Selama konflik berlangsung, Presiden Rusia Vladimir Putin disebut semakin bergantung pada Korea Utara untuk memasok amunisi artileri dan rudal.

Kehadiran lebih banyak pasukan Korea Utara juga memunculkan kekhawatiran bahwa Rusia akan membagikan pengalaman tempur, taktik perang, hingga teknologi militernya kepada rezim pimpinan Kim Jong Un.

"Rusia membantu Korea Utara mempelajari cara berperang, meningkatkan persenjataannya, dan mendapatkan pengalaman tempur nyata dalam menggunakannya," ujar Zelensky. 

Dia juga menegaskan dampak kerja sama tersebut tidak hanya mengancam Ukraina, tetapi juga keamanan kawasan Asia. 

"Semua ini merupakan ancaman bagi semua orang di Asia yang berada dalam jangkauan rudal Korea Utara. Kami akan melawan ini," tegas Presiden Ukraina.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya