Berita

Ketua RT 08 RW 04 Kelurahan Pegangsaan, Ica Risanggeni, bersama perwakilan keluarga Almarhum bertemu dalam suasana kekeluargaan dalam mediasi yang difasilitasi Kapolda Metro Jaya dan aparat setempat pada Senin, 27 Juli 2026 (Foto: Dok. Bidhumas Polda Metro Jaya)

Presisi

Warga dan Keluarga Korban Sepakat Jaga Kondusivitas Pascabentrokan di Matraman

SELASA, 28 JULI 2026 | 10:29 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Ketua RT 08 RW 04 Kelurahan Pegangsaan, Ica Risanggeni, bersama perwakilan keluarga almarhum menggelar pertemuan dalam suasana kekeluargaan yang difasilitasi Kapolda Metro Jaya dan aparat setempat pada Senin, 27 Juli 2026.

Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan untuk bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif serta menghormati proses hukum yang tengah berjalan terkait bentrokan di kawasan Jalan Tambak dan Jalan Matraman Dalam, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, pada Minggu, 26 Juli 2026.

Dalam kesempatan itu, Ica menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban atas meninggalnya almarhum.


"Saya atas nama warga RT 08 RW 04 Kelurahan Pegangsaan menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya almarhum. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan," kata Ica, dalam keterangan yang dikutip redaksi di Jakarta, Selasa 28 Juli 2026.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak takut kembali beraktivitas maupun berdagang di kawasan tersebut. Menurutnya, situasi telah berangsur kondusif setelah tercapai kesepahaman antara warga dan keluarga korban.

"Kami telah berdamai dengan perwakilan keluarga korban. Semoga hubungan baik antarmasyarakat tetap terjaga dan peristiwa seperti ini tidak terulang kembali," ujarnya.

Perwakilan keluarga almarhum Pascalis, Dami Renjaan, turut menyampaikan duka cita atas kepergian anggota keluarganya. Meski demikian, ia mengajak seluruh keluarga besar untuk menahan diri dan menghormati proses hukum yang sedang berlangsung.

"Kami menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara ini kepada kepolisian. Kami percaya prosesnya akan dilakukan secara profesional, objektif, dan adil," kata Dami.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya