Berita

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail bersama Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail, dan Kapolres Cimahi, AKBP Niko N Adi Putra. (Foto: RMOLJabar)

Nusantara

Nama Bupati KBB Jeje Ritchie Dicatut untuk Jual Jabatan

SELASA, 28 JULI 2026 | 03:35 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Menjelang agenda rotasi dan mutasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat, aroma praktik percaloan jabatan kembali menjadi sorotan.

Bupati Bandung Barat, Jeje Richie Ismail, mengaku geram setelah menerima informasi adanya pihak-pihak yang diduga mencatut namanya untuk melancarkan manuver memperoleh jabatan tertentu di lingkungan birokrasi.

Bagi Jeje, persoalan ini bukan sekadar penyalahgunaan nama kepala daerah. Lebih dari itu, praktik tersebut dinilai dapat merusak integritas reformasi birokrasi yang tengah dibangun pemerintah daerah.


Karena itu, Jeje memastikan, tidak akan memberikan ruang sedikit pun bagi siapapun yang mencoba memanfaatkan kedekatan, pengaruh, maupun nama bupati untuk kepentingan promosi jabatan.

"Saya sering mendengar ada yang membawa nama saya untuk mendapatkan jabatan tertentu. Saya pastikan itu tidak ada," kata Jeje, dikutip dari RMOLJabar, Senin 27 Juli 2026.

Pernyataan itu sekaligus menjadi sinyal bahwa dinamika menjelang rotasi dan mutasi pejabat mulai memunculkan praktik-praktik yang berpotensi mencederai sistem merit yang selama ini didorong pemerintah.

"Saya pastikan bagi siapa pun yang mengetahui atau menerima informasi adanya jual beli jabatan, apalagi mengiming-imingi uang untuk jabatan tertentu, silakan laporkan kepada kami," kata Jeje.

Laporan tersebut, Jeje menuturkan, dapat disampaikan langsung kepada Pemkab Bandung Barat maupun aparat penegak hukum, baik Polres Cimahi maupun Kejaksaan Negeri.

"Bisa dilaporkan ke Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, Kapolres Cimahi maupun kejaksaan. Kami akan memberikan tindakan tegas," pungkas Jeje. 

Berdasarkan data yang dihimpun menunjukkan lebih dari 70 jabatan struktural di organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Bandung Barat hingga kini masih kosong. Di Dinas Lingkungan Hidup (DLH), misalnya, tiga posisi kepala bidang masih dijalankan oleh pelaksana tugas. Situasi serupa terjadi di sejumlah OPD lainnya.

Belum lagi persoalan di sektor pendidikan. Sebanyak 315 jabatan kepala sekolah tingkat SD dan SMP belum memiliki pejabat definitif. Untuk menjaga operasional sekolah tetap berjalan, posisi tersebut sementara diisi guru senior atau dirangkap kepala sekolah dari satuan pendidikan lain.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

UPDATE

Menteri Haji Usul BPIH 2027 Naik 10-15 Persen

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:22

Perpres Ojol 2026 Dikebut, Ini 3 Tarif yang Bakal Diatur Pemerintah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:12

Film Insidious: Out of the Further Resmi Tayang di Indonesia, Ini Sinopsisnya

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:01

Penyegaran AKD Golkar Strategis Perkuat Kinerja DPR

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:54

Rupiah Menguat Rp17.840 Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:38

Trump Hentikan Latihan Militer AS-Korsel Lebih Cepat Demi Hubungan Baik dengan Korut

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:26

IGCE 2026 Momentum Indonesia Jadi Raksasa Geothermal Dunia

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:23

Polri-Kejagung Kompak Minta Hakim Tolak Praperadilan Febrie Adriansyah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:21

Mantan Pelatih Pelatnas Panjat Tebing Jadi Tersangka Pelecehan Atlet

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:01

Gerak Cepat Pemerintah Harus Dirasakan Rakyat NTT

Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:45

Selengkapnya