Berita

Politisi PDIP Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). (Foto: Repro YouTube Helmy Yahya)

Politik

Adik Kandung Pernah Rayu Ahok Dukung Prabowo: Lu Bisa Jadi Menteri

SELASA, 28 JULI 2026 | 02:27 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Politisi PDIP Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ternyata pernah dirayu oleh adik kandungnya sendiri yang berprofesi sebagai pengacara, Fifi Lety Tjahaja Purnama, agar mendukung Prabowo Subianto pada Pilpres 2019 silam.

Hal itu diungkap Ahok dalam podcast Helmy Yahya Bicara di kanal YouTube milik Helmy Yahya yang dilihat redaksi, Selasa 28 Juli 2026.

Ahok mengatakan, bujukan tersebut disampaikan Fifi saat dirinya masih mendekam di Rumah Tahanan (Rutan) Mako Brimob di Kelapa Dua, Depok.


Diketahui, karena alasan keamanan setelah divonis dalam kasus penodaan agama pada Mei 2017, Ahok menjalani masa hukuman di sana hingga akhirnya resmi bebas pada 24 Januari 2019.

Ahok mengatakan, berdasarkan analisa adik kandungnya itu, apabila Ahok memerintahkan para pendukungnya yang dikenal dengan sebutan Ahoker untuk mendukung Prabowo, maka Joko Widodo alias Jokowi berpeluang kalah di Pilpres 2019.

"Jadi begitu keluar, elu mesti dukung Prabowo, lu jadi Menteri, Prabowo mengutamakan loyalis. Buat Pak Prabowo loyal nomor satu," kata Ahok menirukan perkataan Fifi.

Namun bujukan Fifi tersebut tidak dilaksanakan Ahok. Hingga kemudian Jokowi kembali menang Pilpres atas dukungan PDIP.

"Pas pagi saya baca tulisan a friend is always loyal. Itu yang diajarkan bapak saya. Bahwa teman tidak boleh mengkhianati teman," pungkas Ahok.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya