Berita

Festival Budaya Khatulistiwa 2026. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Festival Budaya Momentum Hidupkan Kembali Jejak Sejarah Kawasan Tanah Seribu

SELASA, 28 JULI 2026 | 01:36 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Festival Budaya Khatulistiwa 2026 yang berlangsung pada 24-26 Juli 2026 dimanfaatkan sebagai momentum menghidupkan kembali jejak sejarah Kawasan Tanah Seribu, salah satu kawasan bersejarah di Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Melalui kolaborasi akademisi, pegiat sejarah, komunitas, dan pemerintah, festival tersebut diharapkan mampu memperkuat identitas kota sekaligus mengembangkan potensi wisata berbasis budaya.

Ketua panitia Festival Budaya Khatulistiwa, Ar. Emiliya Kalsum menjelaskan bahwa persiapan kegiatan telah dimulai sejak Juni 2025. Beragam agenda disusun untuk melibatkan banyak pihak, mulai dari seminar budaya di Universitas Tanjungpura, pelatihan pramuwisata selama tiga hari, hingga rangkaian acara puncak di Taman Alun Kapuas yang melibatkan akademisi, komunitas, dan lembaga budaya.


“Selama festival berlangsung, masyarakat disuguhi berbagai kegiatan seperti pesta kuliner, pemutaran film, atraksi barongsai dan naga, pertunjukan musik etnis, pembacaan puisi, sandiwara tradisional, pameran sketsa dan fotografi, hingga penelusuran Kawasan Tanah Seribu,” kata Emiliya, dikutip Senin 27 Juli 2026.
 
Salah satu kegiatan yang paling menarik perhatian adalah wisata sejarah dengan konsep storytelling. Peserta diajak berjalan kaki menyusuri bangunan-bangunan bersejarah sambil mendengarkan kisah-kisah yang membentuk wajah Kota Pontianak. Pendekatan ini membuat sejarah tidak lagi terasa sebagai deretan tanggal dan peristiwa, melainkan pengalaman yang hidup.

Sementara itu Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menilai kegiatan tersebut dapat menjadi sarana memperkenalkan sejarah kota sekaligus memperkuat sektor pariwisata berbasis budaya.

"Penguatan identitas kota membutuhkan kolaborasi lintas sektor agar pelestarian budaya tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi gerakan bersama yang berkelanjutan," kata Edi.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Irjen Slamet Uliandi Tersangka Keempat Kasus Penyadapan Telepon Prabowo

Jumat, 06 November 2026 | 02:03

Dzulfikar dan Fuji Abdul Tekankan Intelektualisme Pemuda untuk Pengabdian Bangsa

Jumat, 06 November 2026 | 01:31

Pramono Bertahap Menata Parkir Liar hingga Fasilitas Tanah Abang

Jumat, 06 November 2026 | 01:17

Kalau Hasil Labfor Polri Diragukan, Siapa Lagi yang Mau Dipegang?

Jumat, 06 November 2026 | 01:05

Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan

Jumat, 06 November 2026 | 00:32

PPKK Perkuat Pengamanan Kawasan Kemayoran

Jumat, 06 November 2026 | 00:17

Tunjukkan Ijazah di Pengadilan Belum Tentu Akhiri Polemik

Jumat, 06 November 2026 | 00:08

Listyo Sigit Cs Pakai Mesin Sadap Seharga Rp212 Miliar

Kamis, 05 November 2026 | 23:39

Gratis Masuk Ancol Bulan November, Cek Caranya

Kamis, 05 November 2026 | 23:12

Jokowi Menolak Ijazah Diuji Ulang, Pengamat: Apa karena Kapolri sudah Diganti?

Kamis, 05 November 2026 | 23:01

Selengkapnya