Berita

Wakil Presiden Partai Buruh, Said Salahudin. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

Pembahasan Dana Banpol Haru Satu Paket Paket dengan UU Pemilu

SENIN, 27 JULI 2026 | 19:12 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Dana bantuan politik untuk partai politik (parpol), menjadi satu tuntutan yang akan ikut masuk ke dalam naskah usulan perubahan Undang-Undang Pemilihan Umum (UU Pemilu), yang dibuat oleh Gerakan Kedaulatan Suara Rakyat (GKSR).

Wakil Presiden Partai Buruh, Said Salahudin mewakili GKSR mengungkapkan, revisi UU Pemilu yang menjadi inisiatif DPR RI patutnya ikut merevisi sejumlah UU lainnya.

Dia menyebutkan, selain UU MPR, DPR, DPRD, dan DPD (UU MD3) dan UU Pilkada, juga seharusnya melakukan revisi terbatas UU Parpol.


"Revisi undang-undang partai politik secara terbatas juga, yaitu mengenai kewajiban partai melakukan pendidikan politik. Di dalam undang-undang parpol yang sekarang, semua parpol diwajibkan melakukan pendidikan politik tetapi pembiayaannya itu enggak semuanya dikasih," ujar Said kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, di Jakarta Senin, 27 Juli 2026. 

Said memandang, pendidikan politik dilakukan dengan sumber anggaran dari bantuan keuangan negara, atau yang sering disebut sebagai dana bantuan politik (Banpol). 

"Jadi kalau kita punya suara berapa, punya kursi di DPR RI, nah mereka setiap tahun dapat tuh bantuan keuangan dari APBN. Kalau DPRD Provinsi, Kabupaten, Kota dapat dari APBD," urainya.

Namun, dalam UU Parpol yang berlaku saat ini pengaturan tentang dana Banpol hanya diberikan kepada parpol-parpol yang memiliki kursi di Parlemen.

"Dana itu menurut undang-undang parpol digunakan untuk pendidikan politik. Jadi semua parpol diwajibkan pendidikan politik, tetapi pembiayaannya hanya diberikan kepada parpol yang punya kursi. Ini kan tidak adil," ungkapnya.

Oleh sebab itu, Said menegaskan usulan GKSR  terkait perlunya revisi UU Parpol secara terbatas, utamanya terkait bantuan keuangan yang bukan untuk partai non-parlemen untuk kebutuhan pendidikan politik.

"Ya itu diberikan secara proporsional kepada semua partai yang dapat suara. Jadi tidak dilihat dari partai yang punya kursi saja, tapi juga partai yang punya suara," tuturnya.

"Kenapa? Karena perhitungannya berbasis suara. PDIP dapat suara berapa untuk anggota dewannya DPR RI, hitung dari suara. Golkar di DPRD berapa dihitung dari suara, bukan dari kursi. Perhitungan berbasis suara tapi syarat yang dapat berbasis kursi kan mengada-ngada, enggak adil," demikian Said mengkritik.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

UPDATE

Demi Keamanan, Kapolri Patut Didukung Usut Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 16:34

Potensi Wisata Besar Belum Dongkrak Ekonomi Sabang

Kamis, 05 November 2026 | 16:27

Pertamina Drilling Gandeng Halliburton Perkuat Operasional Migas di Timteng

Kamis, 05 November 2026 | 16:12

DPR Taruh Harapan di Pundak Suyudi dan Jajaran Usut Tuntas Kasus Listyo Sigit Dkk

Kamis, 05 November 2026 | 16:00

Bobolnya Lapis Pengaman Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 15:48

Ekonomi Aceh Tetap Tumbuh Positif Meski Dihantam Bencana

Kamis, 05 November 2026 | 15:46

BPS: Pengangguran RI Berkurang 77 Ribu Orang per Agustus 2026

Kamis, 05 November 2026 | 15:38

Pertamina Hulu Energi Catat Torehan Manis Jelang Akhir Tahun

Kamis, 05 November 2026 | 15:33

ABP: Rakyat Tetap Berdiri Bersama Presiden Prabowo

Kamis, 05 November 2026 | 15:28

Jokowi Keberatan Roy Suryo Minta Ijazah Diperiksa Lagi

Kamis, 05 November 2026 | 15:22

Selengkapnya