Berita

Wakil Ketua Dewan Pertimbangan (Wantim) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Masykuri Abdillah (Foto: RMOL/Reni Erina)

Nusantara

KUII VIII Tak Berhenti di Forum, Wantim MUI Minta Rekomendasi Dikawal hingga Jadi Kebijakan

SENIN, 27 JULI 2026 | 11:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Penutupan Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VIII tidak hanya menandai berakhirnya rangkaian sidang, tetapi juga menjadi awal pengawalan terhadap berbagai rekomendasi yang telah dihasilkan.

Wakil Ketua Dewan Pertimbangan (Wantim) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Masykuri Abdillah menegaskan, hasil kongres tidak boleh berhenti sebagai dokumen, melainkan harus disampaikan kepada para pengambil kebijakan, pelaksana kebijakan publik, serta masyarakat luas.

"Kalau hanya disimpan, tidak ada gunanya. Harus disampaikan kepada pengambil kebijakan, pelaksana kebijakan publik, dan juga umat secara keseluruhan," ujarnya saat menutup KUII VIII di Jakarta, Minggu malam, 26 Juli 2026, 


Masykuri menilai rekomendasi KUII VIII jauh lebih komprehensif dibandingkan kongres-kongres sebelumnya. Menurutnya, pembahasan kali ini tidak hanya menyentuh persoalan keagamaan, tetapi juga mencakup ekonomi, kesejahteraan sosial, politik, keamanan, pendidikan, teknologi, hingga kecerdasan buatan (AI).

Ia mengingatkan bahwa rekomendasi tersebut harus dikawal agar benar-benar menjadi bagian dari proses penyusunan maupun pelaksanaan kebijakan negara.

Menurutnya, keberhasilan sebuah kebijakan ditentukan oleh tiga faktor yang saling berkaitan, yakni kualitas regulasi, pelaksanaan yang jujur dan efektif, serta kesadaran dan partisipasi masyarakat.

"Ketiga hal itu tidak bisa dipisahkan," katanya.

Untuk memastikan rekomendasi KUII tetap berjalan, Masykuri mengusulkan MUI memanfaatkan Komisi Pengkajian dan Komisi Hukum guna memantau setiap perkembangan kebijakan pemerintah. 

Kedua komisi tersebut diharapkan secara berkala mengkaji apakah regulasi yang diterbitkan sudah sejalan dengan rekomendasi kongres serta mengawasi implementasinya di lapangan.

Selain itu, ia menilai umat juga perlu terus mendapatkan edukasi mengenai isu-isu strategis bangsa melalui dakwah dan khutbah. Menurutnya, materi dakwah tidak semestinya hanya membahas persoalan ibadah dan akhirat, tetapi juga menyentuh isu sosial, ekonomi, hingga pembangunan bangsa dengan bahasa yang mudah dipahami masyarakat.

Dengan cara itu, hasil KUII VIII diharapkan tidak berhenti sebagai rekomendasi, tetapi mampu menjadi panduan dalam memperkuat pembangunan nasional dan pemberdayaan umat.

Penutupan KUII VIII dirangkaikan dengan peringatan Milad ke-51 MUI. Hadir Ketua Umum MUI KH Anwar Iskandar,  Menteri Agama Nasaruddin Umar, jajaran pengurus MUI Pusat, serta pimpinan berbagai organisasi kemasyarakatan Islam.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya